Rabu, 28 Januari 2009

TERBESAR dan TERKECIL

Bintang besar..
dilangit yang besar..
amat besar..
menghias yang besar..
aku ingin..
terbang dan membesar..
jauh tinggi..
ke tempat yang terbesar..

Bintang kecil..
dilangit yang kecil..
amat kecil..
manghias yang kecil..
aku ingin..
terbang dan mengecil..
jauh tinggi..
ke tempat yang terkecil..

saat terakhir_ST12

reff: inilah saat terakhirku melihat qm
jatuh air mataku
hanya mampu ucapkan
slamat jlan kasih...

satu jam saja... kutelah bisa
cintai mbokmu..mbokmu..mbokmu.. di hatiku
butuh waktu ku seumur hidup...

Lagu bangun tidur (edisi aneh)

Bangun tidur ku terus tidur
Tidak lupa menggosok tidur
Habis tidur ku tolong tidur
Membersihkan tempat tidurku

Tidur,tidur,tidur,tidur
Ngorok,ngorok,ngorok,ngorok
Tidur,tidur,tidur lagi
Ngorok,ngorok,ngorok lagi

Dasar Anak Kecil

Pada suatu Hari seorang Kakek mendatangi kerumunan anak kecil yang sedang bermain di bawah Apartment
Seorang kakek lalau menanyakan alamat tempat tinggal.

Si Kakek ( sudah tua ) : Cu....ada yang tahu tidak ..tempat tinggalnya bapak Fulan.....?
Salah satu dari kerumunan anak2 tersebut langsung jawab....tahu kek......saya tahu...kek...ada di lantai atas..?
Dengan besar harapan si kakek lalu minta untuk di antarkan ke alamat tersebut...
Si Kakek : Cucu...mau antar kakek....untuk kasih tahu tempatnya di mana...?
Si Anak Kecil : Iya kek...mau...Yuk....ikut saya....Kek....(kata si anak kecil tersebut)
Dengan susah payah dan tertatih tatih si kake menaiki anak tangga satu persatu untuk menuju lantai 10 yang di tunjukan pada si Anak Kecil tadi.
Setelah sampai di Lantai 10 tersebut si kakek...tampak tersenyum puas...(rasa capainya seakan akan hilang seketika )karena sudah sampai ke alamat yang di carinya.
Si kakek kemudian menanyakan lagi kepada si Anak kecil tsb
Si Kakek : Mana dia....Cu....Kamarnya....
Dengan Yakin si Anak kecil langsung jawab....dan membukakan pintunya untuk mengajak si kakek masuk.
Si Anak Kecil : Ini dia kek...?! kita sudah sampai sambil membukakan pintu kamar apt tersebut.
Dengan Heran si Kakek langsung tanya ke anak kecil tsb.
Si Kakek : Loh kok kamu hafal sekali dan ...ini memang apt siapa...?
Si Anak Kecil : Lohh...ini kan tampat tinggal Bapak saya Kek....( jawab si Anak kecil dengan bangganya ).
Dengan senangnya juga si Kakek langsung memuji si anak tersebut...
SI Kakek : Duh...kamu anak pintar.....( puji si kakek kepada anak tsb) beruntung kakek ketemu kamu ...jadi kakek tidak susah payah cari2 alamt bapak kamu.
Si Kakek : Sekarang Bapak kamu ada di dalam...? tolong panggilkan bapak kamu bilang ada yang cari.
si Anak kecil dengan polosnya menjawab :
Si Anak kecil : Kakek cari Bapak ... loh saya kira cari Alamat bapak ...Kalau Bapak tadi ada di bawah ...tadi lagi baca koran.
Gedubrak....si Kakek tiba2 Pingsan.....@^^#&^

J dibaca H dalam Spanish

Seorang Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Universitas Saint Jose, Amerika, Berkenalan dengan Seorang Wanita Bule keturunan Latino America dan sudah Lama Tinggal di Indonesia. Mereka berkenalan di dalam pesawat, kebetulan Mereka satu tujuan untuk ke Indonesia.Si Cowok Dengan Khas Indonesia yang sok Yakin Menyapa Si wanita tsb.

Si Cowok : Hi...My Name is Fulan.....( untuk mengenalkan dirinya ...bla..bla....menyapa dengan gaya di fasih fasihkan bhs inggrisnya )
Si Cewek Bule : Hi Juga....
Si Cowok : ???? ( Dengan Heran) Oh.....bisa bahasa indonesia juga (kata si cowok)
Si Cewek Bule : Bisa...saya sudah lama tinggal di indonesia (kata si cewek bule itu), kamu sedang kuliah di Amerika...? (Tanya di Cewek )
Si Cowok : Iya...saya Kuliah...
Si Cewek Bule : Ohh....Good... are you going to school ...? ( tanya si cewek dengan bahasa gaul Amerika)
Si Cowok dengan Yakinnya menjawab dengan Ejaan Indonesia " Saint Jose "
Si Cewek Bule ( Berusaha Membenarkan Ejaannya ) : Oh...maksud kamu Saint Hose.....( baca J:H) ( Saint Hose Spanish ).
Tanpa pikir lagi si Cowok langsung berkesimpulan oh berarti kalau " J " di baca " H "
Si Cowok ( Dengan Rasa Malu ) : Oh iya....Saint Hose.....
Si Cewek Bule : Apakah kamu sering pulang ke Indonesia
Si Cowok : Oh sering Sekali, biasanya saya 1 tahun bisa 2 kali pulang ke indonesia dan Biasanya saya Pulang pada Bulan Hanuary, Hune or Hulai ( Jawab Si Cowok Dengan Yakinnya.
Si Cewek Bule : ??????? ( Diam Seribu Kata )

BOLEH JUDI, TAPI JANGAN CURANG

Empat orang telah bersepakat untuk menunggu Natal menjelang dengan bermain judi.

Sebelum permainan dimulai, sambil mengocok kartu, si bandar judi berkata, "Dalam permainan nanti tidak boleh ada yang bermain curang.
Ingat, curang itu dosa, apa lagi ini malam Natal!"

Nama Ibu Kartini

Inilah percakapan antara Tono dan Tini dalam suatu tanya jawab.

Tono : Hai Tin, coba jawab pertanyaan saya.
Siapakah nama ibu kita kartini ? ?

Tini : Ya 'Kartini' donk !

Tono : Salah, ayo coba lagi !

Tini : Raden Ajeng Kartini.

Tono : Ha . . ha . . salah juga.

Tini : Jadi apa donk . . . . ? ?

Tono : Namanya ya HARUM.

Tini : Loh . . . kok itu . . . ? ? yang bener aja kamu Ton.

Tono : Benar . . . . . he . . he . . tak percayakan . . . ? ?
Kalo nggak percaya, coba aja nyanyikan lagunya.

Tini : Ibu kita Kartini, Putri sejati, Putri Indonesia,
'HARUM' namanya.

Tono : Nah tuh, benarkan ? ? ?
" HARUM " namanya.

KPU

KPU : " Komisi Pemilihan Umum. "
KPU : " Kelompok Pencuri Uang. "
KPU : " Kerjanya Paling l-Uamaaa . . . "
KPU : " Kacaukan Pemilihan Umum. "
KPU : " Koceknya Perolehan Utang luar negeri aja
somboong. "
KPU : " Komisi Pemulung kUrsi. "
KPU : " Kelompok Pencari Untung. "
KPU : " Kebal Pengaruh Undang-Undang. "
KPU : " Korupsi Pun Uekay (maksudku oke). "
KPU : Kolusi Pun takada yang tahU. "
KPU : Komisi Pencari proyek Umum. "
KPU : Kalau Perlu nepotis tak Usah malu.

pintu gerbang surga rusak

Suatu hari pintu gerbang surga rusak dan malaikat pun
memanggil tiga orang insinyur. insnyur itu berasal dari
Amerika,Jepang,dan Indonesia.
malaikat:"berapa perbaikan pintu surga?"
IA:"600dollar.300 dollar untuk saya,150 dollar untuk biaya
pembangunan,dan 150 dollar untuk para pekerja"
IJ:"300 dollar.100 dollar untuk saya,100 dollar untuk
bahan bangunan,dan 100 dollar bagi para pekerja"
II:"1200 dollar."
malaikat:"mahal sekali jelaskan petinciannya"
II:(sambil berbisik)"biar Jepang yang kerjakn jadi 300 dollar
untuk dia,450 dollar untukku 450 dollar untukmu.

Kata-kata Bijak dari CEO Kelas Dunia

Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan
untuk tidak mencoba sesuatu.

Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda
lakukan.

Frederick Smith,
Pendiri Federal Express
**************************

Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan,
Pengakuan adalah motivasi terkuat.

Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat
"disisipkan" diantara pujian.

May Kay Ash,
Pendiri Kosmetik Mary Kay
**************************

Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat
melakukannnya.

Ingatlah, semua ini diawali dengan seekor tikus,
Tanpa inspirasi.... kita akan binasa.

Walt Disney,
Pendiri Walt Disney Corporation
**************************

Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan
yang sangat buruk.

P.T. Barnum,
Anggota Pendiri Sirkus Barnum & Bailey
**************************

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam
genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di
tangan orang banyak.

John Naisbitt,
Pemimpin Umum Naisbitt Group
**************************

Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat.
Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras.
Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika
kesempatan bertemu dengan kesiapan.

Thomas A. Edison,
Penemu dan Pendiri Edison Electric Light Company
**************************

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka;
namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu
tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak
melihat pintu lain yang telah terbuka.

Alexander Graham Bell,
Penemu dan Mantan Presiden National Geographic Society
**************************

Jangan biarkan jati diri menyatu dengan pekerjaan
Anda.

Jika pekerjaan Anda lenyap, jati diri Anda tidak akan
pernah hilang.

Gordon Van Sauter,
Mantan Presiden CBS News
**************************

Hari ini Anda adalah orang yang sama dengan Anda di
lima tahun mendatang, kecuali dua hal : orang-orang di
sekeliling Anda dan buku-buku yang Anda baca.

Charles "Tremendeous" Jones,
Presiden Life Management Services, Inc.
**************************

Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan,
tetapi keikutsertaan ...

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan
namun bagaimana bertanding dengan baik.

Baron Pierre de Coubertin,
Pendiri & Presiden pertama Komite Olimpiade International
**************************

Kebahagiaan biasanya merupakan hasil dari sebuah
pengorbanan.

Sebelum tidur, bertanyalah, kebaikan apa yang sudah
kulakukan hari ini ?

Takluk & Sukses

suatu saat setelah kita dapat menaklukkan angin, ombak, air pasang dan gravitasi,kita akan memanfaatkan energi cinta. Kemudian untuk yang kedua kalinya dalam sejarah dunia, umat manusia akan menemukan api

~ Telhard de Chardin ~

Pusatkan perhatian pada Gambaran Menyeluruh. Hargai diri sendiri dan asahlah prisnip etnik anda secara terus - menerus. Jadikan visi hidup anda sebagai rambu di depan anda. Jadilah orang yang penuh kasih dan pengertian terhadap diri sendiri dan orang lain. Jadilah orang yang semakin bersyukur dan murah hati. Tertawalah dan biarkan dunia tertawa bersamamu. Terus lepaskanlah sisi anak kecil dalam diri anda. Tumbuhkan kekuatan diri melalui Kekuatan Ritual. Ciptakan ketentraman di dalam maupun diluar diri anda.

Melalui tindakan - tindakan ini, anda akan mengembangkan, memiliki, menyadari dan membagikan Kekuatan Cinta

Sukses tidak diukur dari posisi yang dicapai seseorang dalam hidup, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil diatasi ketika berusaha meraih sukses

~ BOOKER T WASHINGTON ~

SEBELUM KITA MENGELUH...........

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak
dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak
punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di
jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon
kepada Allah untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu
cepat.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin
mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan
tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

salam cinta

C I N T A ..........

Tuhan....
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Tuhan.....
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati Mu
Agar kerinduanku terhadap - Mu semakin menjadi

Tuhan.......
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencinatai - Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada - Mu

Tuhan......
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada - Mu

Tuhan....
Ketika aku berucap aku cinta pada - Mu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada - Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena - Mu

Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa - apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah beratti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya

TERUS

" TIADA HIDUP TANPA KEGAGALAN ,KEKALAHAN , DAN KEJATUHAN............

AIR SUNGAI MENUJU LAUT MELEWATI JALAN YANG BERLIKU......

BERDIRILAH TEGAK KEMBALI.............................

JANGAN MEMANDANG KE BELAKANG , MASA LALU TELAH BERLALU....................

HIDUP BERJALAN TERUS............................

LANGIT YANG ABADI TETAP TIDAK BERUBAH DAN HIDUP BAGAIKAN BENTUKAN GERAKAN AWAN DI ANGKASA YANG SELALU BERUBAH-UBAH TIDAK MEMILIKI KETETAPAN DAN TIDAK ABADI . "


"CAHAYA MENTARI BILA DIFOKUSKAN AKAN MEMBAKAR KERTAS " ~Alexander Graham Bell

MENJADI KAYA

Menjadi kaya adalah impian kebanyakan orang dan sah-sah saja. Yang harus diperhatikan adalah :
(1) Menjadi kaya, bukanlah tujuan utama di dalam hidup ini;
(2) Ingin cepat kaya seringkali menjebak orang-orang ke dalam perbuatan yang berdosa;
(3) Menikmati hidup lebih penting dari menjadi kaya tetapi mempunyai banyak masalah.
(4) selalu ingat masalah tidak perlu dicari,Ia akan mencari kita,semua orang memiliki masalah.berdoalah ketika engkau menghadapinya.
(5) Muliakanlah Tuhan untuk semua hal yang kita kerjakan.
(6) Berpikirlah positif, misalkan jangan berkata aku miskin,melainkan katakan aku jauh dari kaya.
(7) Bagaimana menjalani hidup yang berarti itu? renungkan itu
(8)Hendaknya kita ingat bahwa seringkali Tuhan mengajar manusia dengan perkara-perkara kecil terlebih dahulu sebelum mempercayakan perkara besar, dan lagipula tidak ada sesuatu di dunia yang perfect yang memenuhi semua idealisme kita. Berpikirlah sederhana!!
(9)Mulailah dari diri sendiri dulu,sebelum engkau mau mengajarkan kepada orang lain.
(10)Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.


selamat bertrading dengan hati yang bersyukur,

Izinkan Aku

Izinkan aku berdoa
Bukan agar terhindar dari bahaya melainkan agar aku tiada takut menghadapinya

Izinkan aku memohon
Bukan agar penderitaanku hilang melainkan agar hatiku teguh menghadapinya

Izinkan aku tidak mencari sekutu dalam medan perjuangan hidupku
melainkan memperoleh kekuatanku sendiri

Izinkan aku tidak mengidamkan dalam ketakutan dan kegelisahan untuk diselamatkan
melainkan harapan akan kesabaran untuk memenangkan kebebasanku

Berkati aku sehingga aku tidak menjadi pengecut dengan merasakan kemurahanMu dalam keberhasilanku semata,
melainkan biarkan aku menemukan genggaman tanganMu dalam kegagalanku

Cintailah

Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja....
siapa tahu pada suatu hari kelak
ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci....

dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja....
siapa tahu pada suatu hari kelak
ia akan menjadi orang yang kau cintai

~ Iman Ali R.A ~

Cahaya

Ada 2 cara untuk menyebarkan cahaya :
- Jadilah lilin yang menyebarkan cahaya
- Jadilah cermin yang memantulkan sinarnya

~ EDITH WHARTON ~

SETIAP HARI ADALAH KEBERUNTUNGAN

" Oh indahnya mentari pagi ........mengusir kegelapan malam pekat yang panjang.......Setiap hari selalu bersyukur atas hari yang baru , semangat yang baru , tekad yang baru...........
Indahnya hari ini .........setiap hari adalah keberuntungan "


" JADILAH DIRI SENDIRI SETIAP WAKTU " ~Cathie Balck (Presiden Hearst Magaines)

Berapa Malaikat Yang Kau Temui Hari Ini?

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?
Atau hari kemarin?
Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja?
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali?
Berapa?

Bahkan itu di rumahmu sendiri.
Berapa malaikat yang kau temui?

Tidak ada?
Tidak mungkin! Siapa bilang?

Mari kita ingat-ingat lagi...

Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena
membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu
terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan
bersungut-sungut, "Anak siapa sih? Rese amat
malem-malem nangis. Berisik!"

Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal
bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.

Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau
bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu
terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu. Dan
kau membentaknya dengan ucapan, "Pake mata dong kalo
jalan!"
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar
dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan
sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan
berbeda. Tertabrak mobil barangkali.

Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab
setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu
dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya.
Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, "Males
amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?"
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif
dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.

Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari
kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka,
mencibir, memaki orang lain?

Berapa kali?

Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak
sepantasnya pada malaikat.

Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai.
Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui.
Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti
kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan
selalu "bekerja" dengan cara yang misterius.
Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini.

100 terbaik game-game gratis full versi

Berikut ini kumpulan-kumpulan game-game full versi yang bisa didapatkan secara gratis dan bisa didownload secara on-line
1. Allegiance
http://www.freeallegiance.org/
2. America’s Army
http://www.americasarmy.com/downloads/
3. Anarchy Online
http://www.anarchy-online.com/free/ad_campaigns/freecampaign
4. Armada Online
http://www.armada-online.com/
5. Assault Cube
http://assault.cubers.net/
6. Bang Howdy
http://www.banghowdy.com/
7. BloodLust Multiplayer Online Vampire RPG
http://www.lasthalfofdarkness.com/bloodlust/
8. BOTS
http://bots.acclaim.com/
9. BZFlag
http://www.bzflag.org/
10. CodeRED: Alien Arena
http://red.planetarena.org/
11. Conquer Online
http://www.conqueronline.com/
12. Corum
http://corum.gpotato.com/
13. Cube 2
http://sauerbraten.org/
14. Cube
http://www.cubeengine.com/cube.php4
15. Daimonin
http://www.daimonin.net/
16. Dark Space
http://www.darkspace.net/
17. Darkeden
http://en.darkeden.com/
18. Darsana
http://darsana-game.com/
19. D-Day Normandy
http://dday.planetquake.gamespy.com/site/
20. Deicide
http://deicide.ongameport.com/
21. Digital Paint: Paintball 2
http://digitalpaint.planetquake.gamespy.com/
22. Dungeon Runners
http://www.dungeonrunners.com/
23. Entropia Universe
http://www.entropiauniverse.com/index.var
24. Eternal Wraith
http://eternal-wraith.com/
25. F.E.A.R. Combat
http://www.joinfear.com/main
26. Faldon
http://www.faldon.net/
27. Fishing Champ
http://fishingchamp.gamescampus.com/
28. Flyff: Fly For Fun
http://flyff.gpotato.com/
29. Freeciv
http://freeciv.wikia.com/wiki/Main_Page
30. FreeStyle Street Basketball
http://freestyle.sierraonline.com/
31. Frets on Fire
http://fretsonfire.sourceforge.net/
32. Gekkeiju Online
http://www.gekkeijuonline.com/
33. Glest
http://www.glest.org/
34. Global MU Online
http://www.globalmuonline.com/
35. Golf?
http://www.golfquestionmark.com/
36. Graal Online
http://www.graalonline.com/
37. Grand Theft Auto 2
http://www.rockstargames.com/classics/index.html
38. Grand Theft Auto
http://www.rockstargames.com/classics/gta.html
39. Gunbound
http://gunbound.softnyx.net/
40. Gunror
http://www.asahi-net.or.jp/~cs8k-cyu/windows/gr_e.html
41. Gunz The Duel
http://gunzonline.com/
42. HaloZero
http://www.dobermannsoftware.com/index.php?p=games&g=1
43. Hero Online
http://hero.netgame.com/
44. KAL Online
http://www.kalonline.com/
45. Knight Online World
http://www.knightonlineworld.com/
46. Kuma\War
http://www.kumawar.com/
47. Last Chaos
http://lastchaos.aeriagames.com/
48. Lunia
http://global.lunia.com/
49. Maple Story
http://www.maplestory.com/
50. Marathon Trilogy
http://trilogyrelease.bungie.org/
51. Martial Heroes
http://www.martialheroes.com
52. Mixmaster
http://www.mixmaster.com.au/
53. Myth War Online
http://www.mythwaronline.com/
54. N
http://www.harveycartel.org/metanet/n.html
55. Neverball
http://icculus.org/neverball/
56. Nexuiz
http://alientrap.org/nexuiz/
57. Orbiter Space Flight Simulator
http://orbit.medphys.ucl.ac.uk/orbit.html
58. Parsec47
http://www.asahi-net.or.jp/~cs8k-cyu/windows/p47_e.html
59. Pirate King
http://www.piratekingonline.com/
60. Plasma Pong
http://www.plasmapong.com/
61. Purge
http://www.purgefinal.com/
62. Puzzle Pirates
http://www.puzzlepirates.com/
63. Racing Pitch
http://skinflake.com/games/prototypes
64. Rappelz
http://rappelz.gpotato.com/
65. Risk Your Life 2
http://www.ryl2.com.my/
66. rRootage
http://www.asahi-net.or.jp/~cs8k-cyu/windows/rr_e.html
67. Rumble Box
http://phackett.com/rumblebox/
68. Rumble Fighter
http://www.ogplanet.com/rf/default.asp
69. Savage
http://www.s2games.com/savage/
70. Scions of Fate
http://fate.netgame.com/
71. Scorched 3d
http://www.scorched3d.co.uk/
72. Secrets of Mirage
http://www.secretsofmirage.com/
73. Shadow Armada
http://home.comcast.net/~shadowman131/ShadowArmada.htm
74. Shadowbane
http://chronicle.ubi.com/
75. Shattered Galaxy
http://www.sgalaxy.com/
76. Silkroad
http://www.silkroadonline.net/
77. Space Combat
http://www.x-plane.com/SpaceCombat.html
78. Space Cowboy Online
http://sco.gpotato.com/
79. Starsiege: Tribes
ftp://ftp.sierra.com/pub/sierra/tribes/other/tribes_fullgame.exe
80. Steel Panthers
http://www.steelpanthersonline.com/
81. Strange Attractors
http://www.ominousdev.com/games.htm
82. Tantra
http://www.tantra.com.ph/
83. Thang Online
http://thang.ongameport.com/
84. The Battle for Wesnoth
http://www.wesnoth.org/
85. The Dinohunters
http://www.thedinohunters.com/
86. The Elder Scrolls: Arena
http://www.elderscrolls.com/downloads/downloads_games.htm
87. The New Satan Sam
http://satansam.co.uk/blog/?page_id=11
88. Tickster
http://www.tricksteronline.com/
89. Tobolo
http://toblo.csnation.net/
90. Torus Trooper
http://www.asahi-net.or.jp/~cs8k-cyu/windows/tt_e.html
91. TrackMania
http://www.trackmanianations.com
92. Transfusion
http://www.transfusion-game.com/
93. Tremulous
http://tremulous.net/
94. Tumiki Fighters
http://www.asahi-net.or.jp/~cs8k-cyu/windows/tf_e.html
95. Turf Battles
http://www.turfbattles.com/
96. Urban Terror
http://www.urbanterror.net/news.php
97. War Rock
http://www.warrock.net/
98. Wild Metal
http://www.rockstargames.com/classics/wmc.html
99. Wolfenstein: Enemy Territory
http://www.splashdamage.com/?page_id=14
100. Xiah
http://www.gamescampus.com/xiah/

Sumber: http://downloadfullversionpcgames.com

32 RAHASIA ISRAEL YANG TIDAK DIPUBLIKASIKAN :

1. Tahukah anda bahwa selain ras yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?

2. Tahukah anda bahwa setiap ras yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh dunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?

3. Tahukah anda bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk membedakan antara ras yahudi dan non yahudi?

4. Tahukah anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel?

5. Tahukah anda bahwa Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk ras yahudi dan membagikan 15% sisanya untuk seluruh penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel? Secara realitas, Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk 400 penduduk yahudi di Hebron, sementara 15% sisanya alokasikan kepada 120 ribu penduduk Palestina di daerah itu?

6. Tahukah anda bahwa Amerika mengalolasikan 5 milyad US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang Israel?

7. Tahukah anda bahwa Amerika terus memberikan bantuan militer kepada Israel sebesar 1,8 milyard US$ setiap tahunnnya? Dan tahukah anda bahwa jumlah sebesar itu sama dengan sumbangan Amerika kepada seluruh Negara di benua benua Afrika?

8. Tahukah anda bahwa Israel juga menunggu bantuan perang tambahan sebesar 4 milyard US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F 16, Apache dan Blackhawk? Dan karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk menjamin eksistensinya.

9. Tahukah anda bahwa pemerintah Amerika telah menekan Konggres tentang pelanggaran Israel dalam penggunaan senjata yang mereka sumbangkan?Khususny a pada tahun 1978, 1979 dan tahun 1982 pada perang di Lebanon dan penggunaan senjata nuklir pada tahun 1981.

10. Tahukah anda bahwa Israel adalah satu-satunya Negara di Timur Tengah yang menolak menandatangani larangan pengembangan senjata nuklir? Dan menolak Tim Investigasi PBB untuk memeriksa tempat persembunyian nuklirnya?

11. Tahukah anda bahwa sebelum berdirinya Israel pada tahun 1948, sudah memiliki pabrik pengembangan senjata nuklir?

12. Tahukah anda bahwa Perwira Tinggi Israel di Departemen Perang mengakui secara terang-terangan bahwa militer Israel membunuh semua tahanan perang Palestina tanpa proses pengadilan?

13. Tahukah anda bahwa Israel meledakan tempat kediaman Diplomat Amerika dan menyerang kapal perang Amerika Liberty di perairan internasional pada tahun 1967? Walaupun serangan itu menewaskan 33 tentara Amerika dan melukai 177 lainnya, tetapi Amerika sama sekali tidak melakukan tindakan apapun terhadap Israel? Hanya dengan alasan bahwa tentara Israel salah sasaran? Bayangkan kalau serangan itu dilakukan oleh Negara Islam?

14. Tahukah anda bahwa Israel merupakan Negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB? Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?

15. Tahukah anda bahwa pemerintah Israel menggunakan system politik konservasi terhadap identitas ras yahudi agar tetap menjadi warga Negara itu?

16. Tahukah anda bahwa Mahkamah Agung Israel telah menetapkan Perdana Menteri Ariel Sharon sebagai tersangka dalam kasus pembantaian Shabra dan Syatilla pada 16 September 1982 di Lebanon yang menewaskan lebih dari 1000 orang Palestina terdiri dari anak-anak, wanita dan orang tua?

17. Tahukah anda bahwa pada tanggal 20 Mei 1990, seorang tentara Israel menyuruh para buruh Palestina yang sedang menunggu bus di sebuah halte untuk duduk berbaris di atas tanah, setelah itu ia menembaki mereka dari jarah setengah meter? Tahu pulakah anda bahwa pemerintah Israel menyatakan tentara itu tidak bersalah dan bahkan mendapat penghargaan khusus dari pemerintah Israel?

18. Tahukah anda bahwa sampai tahun 1988, semua pabrik dan kantor di Israel hanya boleh menempelkan keterangan lowongan kerja dengan perkataan: “lowongan kerja hanya untuk ras yahudi”, “dicari seorang karyawan dengan syarat ras yahudi”?

19. Tahukah anda bahwa Departmen Luar Negeri Israel membayar 6 peruhaan media Amerika untuk memunculkan image positif Israel kepada masyarakat Amerika dan Eropa?

20. Tahukah anda bahwa Sharon mengajak Partai radikal Molodeit untuk menjadi koalisi utama dalam kabinetnya? Padahal partai itu beridiologi radikal dengan persepsi pokok membesihkan Israel dari non ras yahudi dan pengusiran secara paksa seluruh warga Palestina dari Israel?

21. Tahukah anda bahwa Perdana Menteri Israel pertama David ben Gorion sepakat dengan langkah pengusiran secara paksa seluruh ras arab dari Israel?

22. Tahukah anda bahwa Rahib besar di Israel Ofadya Yosef yang juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) mendukung aksi militer Israel untuk menghabisi warga Palestina? bahkan ia mengeluarkan fatwa radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan radio terbesar di Israel: “Tuhan akan membalas semua kejahatan warga arab, Tuhan akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua ras yahudi untuk memberikan rasa kasih saying kepada warga arab, dan wajib bagi setiap yahudi untuk menembakan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala setiap warga arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluq yang jahat dan terkutuk”……

23. Tahukah anda bahwa pengungsi Palestina terbesar di dunia?

24. Tahukah anda bahwa penduduk Kristen Palestina bersatu dengan penduduk Palestina muslim untuk melawan penjajah yahudi?

25. Tahukah anda, walaupun Mahkamah Agung Israel sudah mengeluarkan keputusan pelarangan penyiksaan dalam proses pemeriksaan, tetapi Shinbet (Badan Intelejen Israel) tetap terus menyiksa setiap pejuang Palestina dalam proses pemeriksaannya?

26. Tahukah anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasara pendidikan penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah prosentase penduduknya.

27. Tahukah anda bahwa setiap manusia mempunyai hak yang sama yang dijamin oleh undang-undang HAM internasional yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 1948? Tetapi tahukah anda bahwa undang-undang itu sama sekali tidak berlaku bagi penduduk Palestina? karena dihalangi dengan ditandatanganinya kesepatakan OSLO?

28. Tahukah anda bahwa mayoritas buku sejarah di dunia mengatakan Negara-negara arab yang menyerang Israel terlebih dahulu pada perang tahun 1967? Padahal faktanya, justru Israel yang menyerang Negara-negara arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al Quds dan Tepi Barat? Tetapi mereka mengatakan bahwa serangannya itu adalah serangan untuk
menjaga diri dan antisipasi?

29. Tahukah anda bahwa Israel sebagai Negara penjajah sama sekali tidak terikat dengan konsvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina?

30. Tahukah anda bahwa perintah Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sudah tidak dituruti lagi oleh militer Israel? Salah satu contohnya adalah ketika ia melarang militer Israel untuk melakukan genjatan senjata dan dilarang menembak, tetapi militer Israel terus menyerang, menembaki rakyat sipil Palestina dan menghancurkan tempat tinggal mereka. Insiden paling memilukan andalah pembantaian tiga wanita Palestina, padahal mereka sedang berada dalam tenda pengungsiannya?

31. Tahukah anda bahwa Israel terus melakukan berbagai usaha untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha dan Qubah Shakhrah sejak 50 tahun yang lalu dengan menggali bawah tanah masjid tersebut agar runtuh dengan sendirinya?

32. Tahukah anda bahwa Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan bahwa Israel adalah Negara rasisme dan apartheid seperti kondisi Afrika Selatan sebelum ia pimpin?

Save Palestine !!

Tambahan pesan:

*Seonggok kemanusiaan terkapar
Siapa yang mengaku bertanggung jawab?
Bila semua pihak menghindar,
Biarlah saya yang menanggungnya
Semuanya atau sebagian…

**(Ust Rahmat Abdullah)

Mencuri Bandwidth Melalui Mozila

Ada banyak cara untuk mengakali koneksi internet yang lambat, apalagi Anda menggunakan akses internet di warnet-warnet yang kebanyakan mereka telah membatasi bandwidth setiap komputernya. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang bisa Anda coba :

1). Buka Browser Mozilla Firefox
2). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:CONFIG
3). Cari string di bawah ini : ( pastikan semua srting dibawah “TRUE”)
contoh menggantingnya :
NETWORK.HTTP.PIPELINING FALSE ==> klik kanan dan pilih “Toggle”
NETWORK.HTTP.PIPELINING TRUE
NETWORK.HTTP.PIPELINING.MAXREQUESTS 64
NETWORK.HTTP.PROXY.PIPELINING TRUE
NETWORK.PROXY.SHARE_PROXY_SETTINGS FALSE <=== ini harus False
4). buat srting baru caranya : Klik Kiri 1X Dimana Saja, Klik Kanan NEW>>INTEGER
5). Ketik : NGLAYOUT.INITIALPAINT.DELAY Beri Nilai 0
6). Kemudian REFRESH atau Tekan F5
7). Pada Address Bar Ketik : ABOUT:BLANK
Klik Menu:
Untuk OS Windows XP TOOLS>>OPTIONS>>WEB FEATURES
Untuk OS Linux ( Vector ) EDIT >> PREFERENCES
Untuk Setting yang berbeda di beberapa OS EDIT >>ADVANCED
9). Pada Option:
ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE Beri Tanda Check Box Untuk mengaktifkan
10).Kemudian Tekan OK Lalu REFRESH ( F5 )
11).Masuk Ke Link Ini :
https://addons.mozilla.org/extensions/moreinfo.php?applicationfiltered=firefox&id=125
atau :
https://addons.mozilla.org/extensions/moreinfo.php?id=125&applicationfiltered=firefox
12).Download Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4
13).Setelah Selesai Jangan Tekan Tombol UPDATE
14).Klik Tanda X (tutup)Yang Ada Di Pojok Kanan Atas Dari POP UP Window Yang Muncul
15).Tutup Semua Browser Mozilla FireFox,
16).Kemudian Buka Lagi Untuk Mengaktifkan Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Yang sudah di Install Tadi
17).Kalo Instalasi Sukses, Akan Muncul Toolbar tambahan Di Bawah Toolbar Navigasi & Address Bar.

Sekarang Browser Mozilla Siap Untuk Digunakan

Catatan :

– Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4 Ini selain untuk Mengganti Proxy Secara Otomatis Di Browser Mozilla FireFox, Engine-nya Juga Berpengaruh terhadap Kecepatan Koneksi Internet
– Cara Ini Sangat Efektif Bila Digunakan Di Warnet Yang Padat Pengunjung untuk Menyedot Bandwidth ( Mayoritas kecepatan akses Internet ) Ke Komputer Yang Sedang Anda Pakai
– Perubahan Yang Signifikan Terjadi Pada koneksi Internet Dengan BROADBAND / VSAT.

dari berbagai sumber By BDF

Pangeran Diponegoro

He he.. dah dpt crita ini blm...

Tp sdikit di edit ne, utk kebesaran nama baik mx ..

Ada seorang ibu yang sangat beribadah kepada arwah Pangeran Diponegoro.
Suatu hari ibu ini berdoa kepada Pangeran Diponegoro :

Ibu : Kanjeng Pangeran tolong anak saya sudah usia 5 tahun. Dia pingin
sepeda roda tiga.
Pangeran : Baik. Terkabullah permintaanmu
Ibu : Tapi tolong jaga keselamatannya pangeran ....
Pangeran : Yoi .... (gaul)

Maka anak ini mendapat hadiah sepeda roda tiga terbagus yang ada di desa
itu ... dan kemudian dia tumbuh dewasa tanpa pernah celaka sedikitpun.
Pada usia 10 tahun, ibu ini menghadap lagi pada arwah Diponegoro.

Ibu : Kanjeng Pangeran, matur nuwun (terima kasih) atas sepeda roda
tiganya, tapi kini anak saya sudah besar jadi tidak mungkin naik roda
tiga. Tolong hadiahkan sepeda gunung yang bagus.
Pangeran : Baik. Terkabullah ...
Ibu : Tapi tolong jaga keselamatannya pangeran ...
Pangeran : Yoi ... (masih gaul juga)

Maka anak ini mendapat hadiah sepeda gunung Polygon terbaik. Dan dia
tidak pernah mengalami kejadian yang berbahaya dengan sepeda ini. Pada
usia 15 tahun, ibu ini menghadap lagi ....

Ibu : kanjeng Pangeran .... mohon ngapura (maaf) karena saya menghadap
lagi. Anak saya minta dibelikan sepeda motor jupiter MX, tapi saya tidak
mampu. Mohon Pangeran yang mengabulkan.
Pangeran : ... hmmm. Baik. Terkabullah ....
Ibu : Tapi tolong jaga keselamatannya Pangeran ...
Pangeran : ... baiklah

Tetapi kali ini ceritanya berbeda ..... anak ini, di hari pertamanya
mencoba Jupiter MX terbaru ..... melaju terlalu cepat dan menabrak Truk
Trailer ..... mati seketika remuk.

Ibu ini menghadap dan menangis ..... Pangeran, pangeran, kenapa anak
saya tidak dijaga ..... Lalu arwah Pangeran Diponegoro menjawab : "Edan
opo???

Waktu anakmu naik sepeda roda tiga atau sepeda gunung..., aku masih
gampang ngejarnya pake kuda....

lah giliran naek Jupie MX .... aku dipepet .... mana bisa Kuda ngejar
"MX" 135cc....... .... macet pulaa!!! kepret juga neeh!!

Cheers,

Kesalahan Fatal Pria Dalam Bercinta

1. Terlalu mengebu-gebu dalam bercinta sehingga tidak memperhatikan pasangannya yang butuh cumbuan dan rangsangan lebih lama pada daerah sensitifnya agar benar-benar siap melakukan senggama. Bagi wanita foreplay atau pemanasan sebelum berhubungan intim adalah mutlak harus dilakukan dan diperlukan.

2. Terlalu mengandalkan besar dan kokohnya "senjata" padahal daerah sensitif di liang vagina hanya berjarak kurang lebih 5-7 cm dari mulut vagina. Alat vital pria yang terlalu besar kadang kala justru menyakitkan vagina, karena ukuranya yang tidak proporsional atau tidak sebanding dengan besar atau lebarnya vagina justru akan menyebabkan vagina dipaksa untuk melebar atau membesar seperti saat melahirkan yang tentunya menyakitkan.

3. Dalam gerakan bersetubuh pria terlalu menggunakan gerakan pinggang, bukan pinggul. Resikonya pinggang bisa sakit setelahnya. Yang benar dalam aktivitas bersenggama adalah menggunakan gerakan pinggul.

4. Menilai bahwa daging kambing bisa menaikkan gairah seks. Justru jika terlalu banyak makan daging kambing akan mengakibatkan prostat terancam.

5. Terlalu menuruti hawa nafsu. Jangan memaksakan diri untuk berhubungan intim saat tubuh sedang tidak fit hanya karena terangsangg adegan film Blue atau melihat gambar-gambar wanita seksi. Jika dipaksakan akan tidak baik karena bisa mengakibatklan sakit dan pasangannya tidak terpuaskan.

6. Usai berhubungan intim terlalu cepat mencabut "senjata" lalu tidur. Padahal saat itu wanita sangat membutuhkan pelukan kehanggatan dari pasangannya. Hal ini tampak sepele tapi wanita akan sebal dengan kondisi ini. Sekedar berpelukan mesra setelah berhubungan intim justru bisa membuat hubungan pria dan pasangannya semakin erat dan mendalam.

7. Banyak pria yang ingin bercinta dengan penerangan lampu yang terang padahal pasangannya ingin bercinta dalam suasana penerangan yang redup dengan ilustrasi musik yang romantis. Sebaiknya lakukan kesepakan terlebh dulu sebelum bercinta akan bisa mencapai kepuasan dan orgasme puncak bersama-sama.


Note For 5 : kalo Ceweknya angelina Jolie , masa gak Nafsu ? ^^

Kiat menentukan kriteria calon istri

Kini, usia menikah para pria kian tinggi. Bukan hal yang aneh, posisi pria sudah mapan dan penghasilan pun cukup, tapi jodoh tak juga datang. Alasannya ternyata sepele, sulit untuk mendapatkan istri yang ideal dan mau mengerti. Tapi, sungguhkah demikian sulit?Tak sulit memilih istri, jika parapria tak mematok “harga” terlalu tinggi. Biasanya, harga yang tinggi itu karena tingkat ketakutan yang tinggi juga. Harga itu biasnya berupa ketaatan pada ajaran agama dan suami, bertanggung jawab penuh terhadap rumah tangganya, memprioritasutamakan rumah tangga dibandingkan yang lain, menempatkan sang suami sebagai kepala keluarga, mengikhlaskan dirinya untuk mengelola rumah tangga, serta mengerjakan semua urusan rumah tangganya tanpa menunggu perintah. Gila, nggak? Padahal, menurut sikolog sekaligus konsultan perkawinan, Dra Ieda Poernomo Sigit Sidi, “Jika itu yang Anda harapkan, maka yang Anda cari adalah produk tahun 60-an. Sekarang “stok”-nya sudah jarang!”

Seseungguhnya, alasan yang sangat mendasar mengapa manusia itu perlu menikah yaitu dikarenakan kebutuhan psikologis. Sebagai makhluk sosial, manusia itu perlu berteman. Sahabat saja tidak cukup karena sifatnya yang bisa berubah-ubah atau tidak permanen. Secara psikologis kita memerlukan teman yang cocok dalam hal berbagi kehidupan. Isteri adalah pasangan hidup sekaligus teman hidup suami. Artinya, mereka sudah berikrar baik dalam susah maupun senang untuk selalu bersama-sama, saling membantu, dan dapat saling menerima apa adanya.

Itulah sebenarnya idealnya seorang pasangan hidup. Secara konseptual, istri yang ideal adalah istri yang bisa mengerti suaminya, dan sebaliknya, bisa dimengerti oleh suaminya. Namun, sebelum Anda menentukan wanita ideal untuk dijadikan pasangan hidup, Anda harus jelas terlebih dahulu dengan konsep diri Anda.

Kenali diri. Langkah pertama sebelum menentukan calon istri adalah kenali dulu diri Anda sendiri. Kalau Anda termasuk tipe laki-laki yang ingin selalu dihormati penuh sebagai kepala keluarga, Anda harus tahu konsekuensinya. Penuhi dulu nafkah keluarga, jangan cuma menuntut pada orang lain, tetapi tuntutlah diri Anda terlebih dahulu. Selain itu berusahalah keras untuk menjadi penanggung jawab keluarga secara penuh.

Jika Anda termasuk tipe pria yang tidak yakin terhadap diri sendiri, apakah bisa mencari nafkah secara penuh buat keluarganya atau tidak, maka sebaiknya cari istri yang bisa bahu membahu dengan suami, jangan cari yang bergantung terus pada Anda, karena jika begitu, akan terbayang kesulitannya. Kalau Anda juga termasuk orang yang tidak yakin terhadap kelanggengan pekerjaan yang Anda miliki, maka carilah juga istri yang bisa fleksibel dalam mengarungi kehidupan.

Sementara apabila Anda adalah tipe pria yang dibesarkan dalam lingkungan demokratis, tidak gender bias, dalam arti tidak mengenal pekerjaan pria atau wanita, maka Anda pun sebaiknya mencari pasangan yang seperti itu, sehingga tidak timbul bentrok nantinya.

Dengan mengenali diri Anda sendiri, maka dengan sendirinya Anda akan menjadi lebih mudah mencari siapa calon istri yang cocok, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki.

Uji calon. Kenali keluarganya dengan mengajaknya ngobrol ringan tapi serius. Jangan-jangan calon Anda itu termasuk wanita yang kurang suka dengan keberadaan anak kecil di sekitarnya.

Lihatlah dengan siapa dia bergaul, seperti apa teman-temannya, bagaimana bentuk hubungan dengan teman-temannya, apakah tulus, solidaritas atau ada kekuatan. Kekuatan artinya apakah dia punya kekuasaan, atau karena dia memiliki banyak uang untuk memberi teman. Dengan mengenali teman-temannya maka Anda akan mengenali dia juga.

Pelajari sifat pasangan ketika berbicara mengenai pekerjaannya, sebab dari obrolan tersebut kita bisa tahu bagaimana cara dia mengklarifikasi suatu masalah.

Jadi, dalam mengenali calon pasangan Anda, jangan hanya mengenali sosok dia sendiri, namun juga dengan tiga hal di atas. Meski begitu, yang paling penting, adalah bersyukur dan menerima apa yang disediakan Tuhan kepada kita.

Nah, tak terlalu sulit kan? Tentu, jika Anda memang berniat menikah dan tak lagi bertipe lelaki tahun 1960-an itu.

Bagian Paling Sensitif Pada Wanita Berdasarkan Warna Kulit

Wanita merupakan makluk yang indah dan diciptakan untuk mendampingi Pria. Wanita dalam kehidupan ini memiliki kondisi yang berbeda-beda dan dicipptakan dengan bermacam warna kulit yang berlainan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, memiliki keistimewaaan dan kenikmatan rasa yang berbeda.

Dalam hal seks, seorang pria apabila mengginginkan istrinya mengalami kepuasan dalam berhubungan seks , haruslah mengetahui secara pasti keingginan pasangannya. Memang keningginan untuk dimanja dan disayang merupakan keingginan mendasar tiap wanita. Oleh karenannya untuk membahagiakannya seorang pria harus pintar-pintar mengambil hati dan mengerti keingginan istrinya.

Menurut kitap jawa "Bataljemur Adammakna",seorang pria jika ingin memberikan kepuasan seks pada istrinya, terlebih dahulu harus mengetahui bagian-bagian khusus yang paling sensitif dari tubuh istrinya. Jika hal tersebut sudah diketahui maka dalam berhubungan seks akan lebih mudah baginya untuk memberikan kepuasan birahi dan kenikmatan maksimal pada istrinya.

Seperti telah diterangkan di atas bahwa wanita diciptakan dalam berbagai macam warna kulit yang berbeda. Bagi seorang wanita warna kulit bisa memberitahukan dimana bagian tubuhnya yang paling peka dan sensitif. Menurut kitap jawa "Bataljemur Adammakna" berikut ini bagian-bagian tubuh paling sensitif wanita berdasarkan warna kulitnya.

WANITA BERKULIT PUTIH
Wanita berkulit putih menurut kitap ini memiliki bagian sensitif pada seluruh tubuhnya dan kalau diraba akan menghantarkan kepuasan padanya. Namun demikian ada bagian-bagian tertentu yang paling sensitif yaitu pada bagian batang paha bagian dalam sampai pangkalnya, kedua payudaranya serta bibirnya. Kalau anda ingin bercinta dengan istri anda yang berkulit putih ini, mulailah dengan mencium bibirnya, kemudian merambat kebawah rabalah kedua buah dadanya dan rabalah bagian pahanya sebelah dalam. Dengan perlakukan anda tersebut maka istri anda yang berkulit putih ini akan tidak mampu melepaskan kenikmatan yang telah dirasanya.

WANITA BERKULIT KUNING
Wanita berkulit kuning bagian tubuhnya yang paling sensitif terletak di batang lehernya, daerah sekitar susu menuju perut bagain bawah dan punggungnya. Untuk wanita ini mulailah bercinta dengan menciumi batang lehernya terutama pada bagian bawah dagu dan tengkuk. Kemudian berpindahlah ke belahan buah dadanya ( bukan buah dadanya ) lalu ke arah perut. Rasakan getaran pasangan anda saat anda menciumi daerah sekitar perutnya hingga daerah anak rambut di daerah vaginannya. Bisa dipastikan bahwa pasangan anda akan sangat menikmatinya

WANITA BERKULIT KEMERAHAN
Seperti wanita berkulit putih wanita berkulit kemerahan akan bergejolak birahinya jika dirangsang pada bagian susunya dan paha sebelah dalamnya. Kelebihan wanita berkulit kemerahan adalah wanita ini sangat sensitif bila disentuh bagian pantatnya. Untuk bercinta dengan wanita berkulit kemerahan anda bisa memulainya dari kakinya. Sentuhlah kakinya dan ciumilah kecil, kemudian naikkan tangan anda menuju kedua pahanya. Saat anda menciumi bagian pahanya jangan lupa untuk meremas pantatnya. Bisa dipastikan wanita ini akan kelejotan dan senang dengan apa yang anda lakukan. Selanjutnya anda bisa naik ke bagian atas tubuhnya dan seterusnya.

WANITA BERKULIT HITAM MANIS
Wanita berkulit hitam manis berbeda dengan wanita yang disebutkan diatas, wanita jenis ini bagian sensitifnya hanya berpusat di daerah sekitar kemaluannya. Jika istri anda berkulit hitam manis maka anda harus pandai bermain-main di daerah ini sebelum melakukan hal yang utama. Anda bisa pergunakan jari-jari anda, atau bibir dan lidah anda. Setelah istri anda sudah "panas" barulah anda melakukan hal yang utama. Bila hal ini yang anda lakukan maka istri anda akan terkapar puas.

Begitulah yang disebutkan dalam kitap jawa "Bataljemur Adammakna". Namun semua itu tentu tidaklah 100% harus demikian. Bagaimanapun itu juga tergantung dengan cara anda membagi cinta dengan pasangan anda untuk menciptakan hubungan seks yang berkualitas dan harmonis. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Anal sex, doggy style dan oral sex dalam ISLAM

Sengaja aku tuliskan judul yg sedikit ‘menjijikkan’ dan mungkin bisa membuat jengah kaum muslimin/muslimat, namun pada dasarnya ini didasarkan atas berbagi ilmu…selain itu, disebutkan bahwa Islam adalah agama yg sempurna, dalam artian Islam mencakup segala aspek kehidupan. Sex merupakan salah satu aspek kehidupan manusia. Tanpa sex, maka kita tidak akan pernah lahir, karena Nabi Adam dan ibu Hawa cuma diem2an belaka setelah diusir dari surga

Sex aku masukkan dalam fiqh, karena pada dasarnya sex berkaitan dengan hukum ttg suami - istri.

Oke, kembali ke topik yg aku ketengahkan kali ini.

aku jelaskan dulu, bahwa yg dimaksud dengan oral sex adalah melakukan hubungan sex dengan mulut (+tangan) sebagai sarana pemuas. Sedangkan anal sex adalah melakukan hubungan sex dengan dubur (anal) sebagai sarana pemuas.

Berawal dari ‘arisan’ (chat sesama warga kampung gadjah), seorang warga menanyakan hukum anal sex. Kebetulan aku pernah membaca bahwa hukum berhubungan badan melalui dubur adalah HARAM. Sayangnya saat itu aku tidak bisa memperlihatkan dalil-dalil yg mendukung argumenku. Maka, selama beberapa hari aku mencari dan menelusuri berbagai macam referensi Islam tentang anal sex ini.

Alhamdulillah, aku temukan beberapa referensi.

Sebagai ayat pembuka, aku kupipes ayat berikut:
“Isteri-isteri kamu bagaikan ladang buat kamu, oleh karena itu datangilah ladangmu itu sesukamu, dan sediakanlah untuk diri-diri kamu, dan takutlah kepada Allah, dan ketahuilah sesungguhnya kamu akan bertemu Allah, dan gembirakanlah (Muhammad) orang-orang mu’min.” (al-Baqarah: 223)

Ayat di atas memberikan makna bahwa bagi seorang suami, istrinya merupakan tempat yg sah bagi dia untuk berhubungan badan dan menebarkan benih (baca: sperma), tidak saja untuk mendapatkan keturunan namun juga untuk memperoleh kesenangan/kenikmatan berdua (tidak satu pihak). Jika kita sedikit telaah, ladang = tempat menebar benih dan menuai hasil, yg menurut tafsiranku, ladang = (maaf) vagina…BUKAN PANTAD (sengaja dg huruf d, untuk memberi penekanan). Karena kita sendiri tahu bahwa wanita melahirkan bayi melalui vaginanya, bukan melalui pantadnya. Pantad = mengeluarkan kotoran tubuh, sebagai sisa hasil proses pengolahan makanan oleh tubuh.

Kita teruskan…

Sebagai manusia, Rasululloh SAW juga melakukan hubungan sex. Fatimah dan Ibrahim adalah sebagian anak2 Rasululloh SAW, yg tentu saja muncul dikarenakan beliau (Rasululloh) berhubungan dengan istri2 beliau. Nah, dalam kaitan dengan hubungan sex, Rasululloh SAW sudah mengeluarkan larangan mengenai HARAMNYA/DILARANGNYA ANAL SEX. Beliau bersabda
“Jangan Kamu setubuhi isterimu di duburnya.” (Riwayat Ahmad, Tarmizi, Nasa’i dan Ibnu Majah)

Dan tentang masalah menyetubuhi isteri di duburnya ini, beliau mengatakan juga:
“Bahwa dia itu termasuk liwath yang kecil.” (Riwayat Ahmad dan Nasa’i)

Beberapa alasan yg bisa aku kemukakan, berdasarkan referensi2 yg aku baca, mengapa anal sex dilarang:
1. Dubur = tempat yg membahayakan dan kotor. Anda bisa bayangkan, anda berhubungan sex di tempat yg paling kotor, paling banyak kuman, bakteri, dst dst… Beberapa bibit penyakit menular sexual bersarang di dubur, sebagai contoh bibit penyakit gonore dan klamidia (diambil di sini)
2. Anal sex, dikenal juga sebagai liwath, merupakan perilaku kaum homoseksual, kaumnya Nabi Luth, yg diazab dan dimusnahkan oleh ALLOH SWT karena perilakunya yg menyimpang tersebut. Dengan kata lain, jika kita melakukan anal sex, sesungguhnya secara perlahan kita telah MENYERUPAI sebagai seorang homoseksual (silakan baca hadits kedua di atas).

Oke..sekarang ada pertanyaan berikutnya. Bagaimana jika berhubungan sex dengan gaya anjing (doggie style)? Untuk kasus ini, aku kutipkan pertanyaan sahabat kepada Rasululloh SAW.

Ada seorang perempuan Anshar bertanya kepada Nabi tentang menyetubuhi perempuan di farjinya tetapi lewat belakang, maka Nabi membacakan ayat:
“Isteri-isterimu adalah ladang buat kamu, karena itu datangilah ladangmu itu sesukamu.” (al-Baqarah: 223) — (Riwayat Ahmad)

Umar pernah juga bertanya kepada Nabi:
“Ya Rasulullah! Celaka aku. Nabi bertanya: apa yang mencelakakan kamu? Ia menjawab: tadi malam saya memutar kakiku –satu sindiran tentang bersetubuh dari belakang– maka Nabi tidak menjawab, hingga turun ayat (al-Baqarah: 223) lantas beliau berkata kepada Umar: boleh kamu bersetubuh dari depan dan boleh juga dari belakang, tetapi hindari di waktu haidh dan dubur.” (Riwayat Ahmad dan Tarmizi)

Dari 2 kisah singkat di atas, maka doggie style DIPERBOLEHKAN dalam berhubungan sex di Islam.

Kini kita menuju oral sex

Sesuai dengan hadits terakhir yg aku tulis di atas, yg ‘dilarang’ Islam dalam berhubungan sex dengan istrinya adalah: lewat dubur dan di saat istri sedang haid. Dengan kata lain, Islam MEMBOLEHKAN oral sex. Aku kutip dari beberapa referensi, di antaranya dari Yusuf Qardhawi bahwa beliau pernah melakukan ditanya ttg sex oleh muslim Barat. Kesimpulan yg beliau dapatkan bahwa muslim Barat cenderung lebih ‘berani’ utk bertanya mengenai sex…dan oral sex menjadi salah satu topik yg ditanyakan kepada beliau. Yusuf Qardhawi, dengan berpedoman kepada Qur’an dan Sunnah Rasul, mengeluarkan pernyataan (fatwa) bahwa oral sex hukumnya BOLEH, karena salah satu cara untuk mencapai puncak kenikmatan sex bisa dicapai melalui oral sex.

Hanya saja beliau mengingatkan bahwa utk oral sex ini harus diperhatikan bahwa alat kelamin tersebut TIDAK BOLEH DIPERLIHATKAN KEPADA ORANG LAIN, KECUALI ISTRI DAN HAMBA SAHAYANYA. (sorry, aku ndak tau apakah ini hadits Rasul atau hanya pernyataan YQ saja, tidak ada keterangan lebih detail).

Ulama-ulama juga sepakat bahwa oral sex diperbolehkan. Adapun MENELAN SPERMA SUAMI adalah hal MAKRUH, dg kata lain perbuatan tersebut BUKAN HARAM.

Adapun di Indonesia, ada ulama yg menyarankan untuk TIDAK melakukan oral sex. Alasan yg dikemukakan adalah mulut = tempat/alat utk makan, bukan alat sex/reproduksi, sehingga menggunakan mulut sebagai (/menyerupai) alat reproduksi = menyalahi aturan ALLOH SWT.

Kesimpulan:
1. Anal sex = diharamkan, karena perbuatan tersebut merupakan perbuatan kaum homoseksual, kaum yg dilaknat dan dimusnahkan ALLOH SWT.
2. Doggie style, berhubungan sex melalui belakang istri, DIPERBOLEHKAN, selama ‘tujuan akhirnya’ adalah vagina, BUKAN dubur.
3. Oral sex = ulama-ulama sepakat untuk MEMPERBOLEHKAN, bahkan menelan sperma pun tidak dilarang. Namun ada ulama yg tidak sependapat, karena oral sex ~ menyalahi penggunaan anggota tubuh.

“Sesungguhnya kebenaran artikel ini berasal dari ALLOH SWT, jika ada kesalahan itu datangnya dari aku.”

Semoga kita bisa menarik manfaat + hikmah dari artikel ini

Agar SEKS Luar Biasa..

Hubungan seksual memang sesuatu yang sangat alamiah. Namun, kehidupan seksual yang berkualitas dan luar biasa memuaskan, butuh ramuan dari beberapa hal, seperti persepsi positif, kreativitas, serta stamina prima.

Kehidupan pasangan Ardi dan Emma boleh dikatakan bahagia. Melewati usia lima tahun pernikahan, mereka tetap rukun, serba kecukupan, dan telah pula dikarunia dua orang anak yang sehat. Hanya saja, hampir dua bulan belakangan mereka merasa adanya kemunduran dalam kehidupan seksual. Mereka sering merasa cepat lelah dan stamina merosot, sehingga gairah pun hilang.

Untuk mendapatkan kehidupan seksual yang luar biasa, tak cukup hanya dengan menjaga kebugaran atau kesehatan tubuh secara umum. Pasangan juga harus mampu berkreasi dalam banyak hal, mulai dari komunikasi, kesamaan persepsi dalam hal mencapai kepuasan seksual, serta perlu kecerdasan dalam memaknai hubungan tersebut.

"Seperti halnya pengetahuan lainnya, masalah seks juga harus dipelajari, baik itu dari kasus dan pengalaman orang lain, melalui buku atau pendapat dokter ahli. Itu membuat orang akan paham, termasuk dalam mencari solusi atas berbagai hambatan dalam hubungan seksual," ungkap Dr. Nugroho Setiawan, Sp.And., androlog dari Klinik Grasia, Jakarta.

Harus Dipelajari

Sebuah penelitian tentang perilaku seksual menunjukkan, hubungan seksual yang benar dan berlangsung harmonis tidak dapat dicapai secara alamiah.
Hal itu harus dipelajari dan dibina bersama oleh pasangan. Tanpa usaha itu, seks hanya sekadar aktivitas di atas ranjang.

Selanjutnya hubungan itu pun rentan menjadi sebab terjadinya perselingkuhan dan perceraian. Karena itu, kreasi dan kecerdasan dalam hal seksual diperlukan untuk menekan risiko hubungan pasangan yang meluncur ke arah ketidakharmonisan.

Kecerdasan tak bisa dipisahkan dengan persepsi positif. Dalam hal ini pasangan dituntut untuk memiliki persepsi yang baik atas kehidupan seksual. Anggapan bahwa seks merupakan hal tabu harus dibuang jauh-jauh. Dengan pemikiran ini, baik perempuan maupun laki-laki dapat secara terbuka mengungkapkan hambatan atau ketidakpuasan dalam kegiatan intim mereka.

Kecerdasan dan kebugaran mental akan membawa mereka pada sikap tenang atau rileks saat mengomunikasikan gangguan tersebut. Sering kita dengar tentang letupan emosi atau kemarahan yang meledak, gara-gara kegagalan berhubungan seks. Cara seperti ini jelas tidak menawarkan solusi apa pun. Sebaliknya, cenderung mudah menimbulkan rasa bersalah pada salah satu pihak dan menyisakan konflik yang menganga.

Juga harus disadari bahwa perempuan boleh bersikap aktif dalam berhubungan seks. Tak cuma suami yang harus selalu memegang kendali atas kegiatan tersebut, sementara sang istri menjadi "patung".

"Interaksi ini akan lebih baik jika dibangun atas keaktifan kedua belah pihak. Sikap aktif dan kenikmatan seksual atau orgasme bagi perempuan sama sekali bukan dosa. Jadi nikmatilah sesering Anda mampu," ujar Dr. Nugroho.

Bila kenikmatan seksual hanya dirasakan oleh salah satu pihak, akan cepat menimbulkan kejenuhan. Tak hanya bagi pasangan yang telah lama menikah, tapi juga berisiko bagi pasangan baru.

"Pada pasangan lama, kejenuhan seksual terutama disebabkan oleh monotoni, baik dalam hal suasana maupun perilaku seksual," tutur Prof. DR. Wimpie Pangkahila, Sp.And., FAACS., Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali ini. Supaya kontak seksual dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, perlu adanya kreativitas dari masing-masing pasangan ini.

Penyebab Mayoritas

Keluhan menyangkut kehidupan seksual pasangan suami-istri (pasutri) merupakan persoalan klasik.
Di tengah kehidupan modern saat ini, solusi untuk masalah itu tentu lebih beragam. Dalam memutuskan pemecahan masalah sebaiknya harus mempertimbangkan kebahagiaan kedua belah pihak.

Menurut Prof. Wimpie, seksualitas dalam perkawinan mempunyai empat dimensi, yaitu prokreasi, rekreasi, relasi, dan institusi. Prokreasi artinya menghasilkan keturunan atau generasi sebagai penerus. Rekreasi mengandung pengertian kesenangan, yang berhubungan dengan kenikmatan dan kepuasan seksual. Dan itu harus diusahakan bersama-sama.

Dimensi relasi berarti kehidupan seksual berfungsi sebagai pengikat yang akan lebih mempererat hubungan batin suami dan istri di dalam suatu institusi, yaitu lembaga perkawinan. Keempat dimensi ini dapat dicapai, jika tidak ada gangguan seksual dan reproduksi, baik di pihak laki-laki maupun perempuan.

Di dalam perkawinan, kehidupan seksual seseorang mengalami penyesuaian karena hadirnya orang lain, yaitu suami atau istri. "Suami atau istri tidak lagi hanya berkepentingan dengan seksualitas dirinya, tapi juga dengan pasangannya. Maka dia harus melakukan penyesuaian dengan seksualitas pasangannya. Tanpa itu, akan timbul masalah seksual," sebut Prof. Wimpie.

Beberapa masalah yang dapat dialami pasutri antara lain, faktor fisik yang secara umum menjadi penyebab mayoritas penurunan kualitas hubungan seksual. Stamina dan kebugaran fisik memberikan efek langsung terhadap kesehatan tubuh secara utuh.

Masalah kebugaran fisik ini sering dipengaruhi oleh pertambahan usia, yang menyebabkan respon faali organ seks menurun. Sensitivitas susunan saraf melorot, dan kecepatan terangsang terhadap stimulasi (rangsangan) seksual pun menjadi lambat. Kondisi ini pada setiap orang tentu berbeda tingkatannya.

Konsumsi Gizi

Di usia muda, orang yang sehat tidak butuh waktu lama untuk terangsang dan siap berhubungan seks. Setelah usia menua, waktu yang diperlukan untuk terangsang menjadi lebih lama.
Berkurangnya kadar hormon testosteron pada pria dan estrogen pada perempuan, sering dinyatakan sebagai penyebab menurunnya gairah. Padahal, soal itu tidak berpengaruh negatif terhadap dorongan seks.

Pada perempuan, penurunan seks cenderung disebabkan oleh sindrom pasca menopause. Gejalanya, sering mengalami rasa gerah (hot flush), kulit dan vagina mengering, sulit tidur, kelelahan yang amat sangat, berkeringat di malam hari, dan cepat emosi.

Masalah lainnya yang mempengaruhi kehidupan seksual adalah perubahan mental, seperti menurunnya kepercayaan diri, depresi, gairah kerja merosot, vitalitas hidup menurun, putus asa, dan stres.

Kondisi ini dapat berasal dari lingkungan keluarga, masyarakat, atau lingkungan kerja. Ditambah lagi kondisi fisik yang semakin menurun, sehingga daya tahan terhadap kemampuan menanggulangi stres dan gangguan jiwa juga menurun.

Agar hal ini tidak terjadi, perlu dilakukan usaha secara terus-menerus. Di antaranya berolahraga teratur, istirahat cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Olahraga secara teratur akan memperlancar peredaran darah dan membantu mengembalikan fungsi organ-organ seksual. Lebih dari itu, olahraga juga dapat mencegah berbagai penyakit yang mungkin akan mengganggu fungsi seksual.

Jika tubuh mulai merasa letih karena aktivitas atau pekerjaan, berikan waktu yang cukup untuk beristirahat. Sekaligus memberikan kesempatan tubuh untuk rileks dan membantu proses pengembalian stamina. Konsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang akan memastikan kecukupan pasokan protein, vitamin, mineral, dan sebagainya.

Keindahan kehidupan seksual memang sangat tergantung pada kesehatan fisik dan mental yang prima. Langkah yang perlu diambil adalah melatih mental, sosial, fisik, dan spiritual secara menyeluruh. @ Lalang Ken Handita

Piala Bergilir

Dengan naik taksi aku menuju ke Club Deluxe, seorang GM telah menunggu di depan lobby saat taxiku berhenti.
“Cepat mereka udah lama menunggu” sapanya sambil menggandengku menuju salah satu ruangan VIP.
Ada 5 orang berada di dalam, anehnya tidak ada seorangpu Purel yang menemani mereka.
“Ini dia bidadari kita” celetuk salah seorang dari mereka saat melihatku memasuki ruangan
“Wow sayang sekali aku tak bisa ikutan” sahut lainnya
“Aku setuju” teriak lainnya tanpa aku tahu apa maksudnya
“Setujuu” yang lain mengekor seperti suara di gedung DPR.
“Oke semua telah setuju jadi kamu bisa tinggal dan temani mereka” kata si GM, aku masih tak tahu maksudnya, jadi kuturuti saja seperti kerbau dicocok hidungnya.

Satu persatu aku diperkenalkan, tentu saja tak semua nama bisa kuingat satu persatu tapi untuk saat ini apalah arti sebuah nama, toh aku belum tahu apa maunya mereka. GM itu hanya memberitahu bahwa aku di-booking selama 3 malam, mulai kamis-Sabtu, hanya malam sampai pagi ditambah Minggu siang-sore, akan ada permainan, hanya itulah pesannya, justru itu yang membuat aku penasaran. Mereka saling berceloteh, saling mengolok temannya.

Beberapa lagu telah mereka lantunkan dengan suara yang tak terlalu sedap didengar telinga, satu demi satu mereka mengajakku dance, bergiliran kulayani mereka melantai diiringi lagu slow yang tak karuan iramanya. Bisa ditebak bagaimana mereka melantai denganku, semua hampir sama kelakuannya, memelukku erat sehingga buah dadaku menempel di tubuhnya, mencium pipi dan leherku, meremas pantatku dan sebagainya, semua kulayani dengan senyuman manja karena aku masih tidak tahu siapa yang akan meniduri dan menikmati tubuhku kelak, jadi semua kuperlakukan sama.

Malam semakin larut, masih juga belum ada tanda tanda acara ini berakhir dan aku belum mendapat kepastian siapa yang harus tidur denganku malam ini diantara mereka. Akhirnya Pak Ade yang paling muda memberitahu aturan permainannya, mereka adalah anggota klub golf dari Jakarta yang besok ada turnamen di Finna, Bukit Darmo Golf dan Ciputra. Dari keempat orang yang ada di ruangan ini, siapa yang mendapat score best net di hari itu berhak mendapat piala bergilir semalam, yaitu aku, begitu juga di hari selanjutnya sampai hari minggu.

“Nggak ada masalah kan?” tanya Pak Ade menutup penjelasannya.
Aku diam terkejut tak tahu bagaimana harus bersikap, seharusnya si GM itu memberitahu permainan ini terlebih dahulu, apalagi melibatkan banyak orang seperti ini. Kalau aku menolak tentu akan mengecewakan banyak orang, kalau aku terima, sebenarnya tidak ada masalah cuma agak tersinggung dengan si GM karena mengaturku seenak kemauannya sendiri.
“Kalau kamu keberatan ya nggak apa apa, kita cari yang lain, nggak masalah kok” lanjut Pak Ade melihat diamku.
“Eh enggak, nggak apa kok, aku sih oke oke saja” jawabku
“OK gentlemen, kita akhiri acara ini karena besok tee off jam 6.30 pagi, jadi tidak ada alasan kurang tidur kalau kalah” kata Pak Ade pada rekan rekannya
“Dan Lily menjadi milik sang juara besok malam hingga pagi, terserah mau diapain” lanjutnya dan dijawab “setujuu” serentak seraya berdiri dan meninggalkan kamar VIP itu.
Pukul 11 kami semua meninggalkan Club Deluxe, meskipun malam ini tak ada yang kulayani tapi argo sudah jalan, itulah kesepakatannya.
“Besok jam 7 malam kamu sudah siap di Hotel Mercure (sekarang Sommerset kalau nggak salah)” pesan si GM sebelum taxiku berangkat mengantarku pulang.

Hari Pertama

Keesokan harinya berjalan seperti biasa, aku tak terlalu memikirkan siapa yang akan meniduriku malam ini, toh percuma saja berharap karena bagiku mereka seperti tamuku lainnya.

Siangnya aku masih menerima tamu, bahkan dua, beruntunglah tamuku yang kedua tinggal di Hotel Mercure, jadi dari pada mondar mandir, dia kuberi “bonus” free extra time sambil menunggu jam 7 malam, tentu saja dia tidak keberatan mendapat bonus itu meskipun tidak tahu alasannya, Paling tidak bisa mendapatkan satu babak tambahan setelah 2 babak kami bercinta.

Jam 18:40 kutinggalkan tamuku menuju lobby, aku tak berani menunggu di lobby, disamping memang bukan kebiasaanku juga karena khawatir ketahuan tamu terakhirku tadi, maka kutunggu panggilan mereka di mobil. Belum habis Marlboro putihku, si GM menelpon dan memintaku langsung memintaku bergabung dengan mereka di restoran hotel itu, begitu tahu aku udah berada di tempat parkir. Ternyata mereka sudah lengkap mengelilingi makanan yang sudah terhidang di atas meja. Suara celotehan terdengar saat aku bergabung dengan mereka. Untunglah tak banyak tamu di restoran itu, jadi aku tak perlu terlalu khawatir dikenali orang yang pernah mem-bookingku, hanya tamuku terakhir tadi yang kukhawatirkan.

Selama makan, pembicaraan mereka hanyalah seputar permainan golf tadi siang, banyak istilah yang tak kumengerti, seperti birdie, par, boogy, green, rough, best net, gross, handycap dan istilah lain yang sama sekali asing bagiku.

Hingga selesai makan aku masih tidak tahu siapa yang akan meniduriku pertama kali, tapi aku tak peduli siapapun yang akan tidur denganku karena aku tidak dalam posisi untuk memilih. Kucoba menerka siapa laki laki yang “beruntung” itu, tapi terlalu sulit karena antara pemenang dan pecundang semua berwajah ceria, tak ada kesedihan tampak di raut muka mereka.
Akhirnya Pak Bambang berdiri dan mengulurkan tangannya padaku.
“Sorry guys, aku permisi dulu, I have many thing to do” katanya sambil menggandeng tanganku meninggalkan rekan rekannya diiringi celoteh godaan, ternyata dialah pemenang di hari pertama.
Bergandengan tangan kami menuju kamar Pak Bambang, dia bukan yang paling tua diantara rekan rekannya tadi tapi termasuk yang di-tua-kan karena usianya memang diatas 50-an, kutaksir sekitar 55 tahun, hampir 2 kali usiaku. Tak ada yang istimewa pada diri Pak Bambang, kulitnya yang kehitaman karena terbakar matahari akibat sering main golf, kumisnya yang tebal dengan beberapa uban menghiasi kepalanya.

Sesampai di kamar tanpa banyak basa basi dia langsung mendekapku dari belakang dan menciumi tengkukku. Aku menggeliat geli, tangannya sudah berada di dada dengan remasan remasan nakal.
“Bapak nakal deh, sini aku lepasin .”
Belum selesai aku bicara dia langsung menutup mulutku dengan bibirnya dan melumat habis, lidahnya berusaha menembus rongga mulutku, segera kusambut pula dengan lidahku. Kami berciuman sambil saling melucuti pakaian hingga telanjang habis, seperti sudah tidak sabar untuk segera menikmati tubuhku.

“Sejak kemarin aku sudah ingin melakukan ini” katanya sambil merebahkanku ke ranjang
“Kenapa nggak bilang dari kemarin, kan aku bisa menyelinap kemari” jawabku sambil tersengal mendapat kuluman darinya
“Nggak boleh, itu sudah aturan, bisa bisa aku dipecat kalo ketahuan” lanjutnya terus mendaratkan bibirnya di putingku.

Tubuhnya yang agak gendut menindihku sambil menciumi seluruh tubuhku sejauh dia bisa menjangkau dengan bibirnya. Terasa agak berat aku menahan tubuhnya dan semakin berat saat dadanya menggenjet dadaku, sesak napas dibuatnya. Tapi rupanya dia salah menterjemahkan sengalan napasku, dikira aku sudah benar benar terangsang oleh foreplaynya padahal pemanasannya jauh dari cukup bagiku untuk terangsang.

“Gimana? Udah nggak tahan? Kita masukin aja ya” bisiknya lembut sok gentleman.
Aku hanya tersenyum, kubuka kakiku lebar saat dia mulai mengusapkan kejantanannya di liang vaginaku, agak susah, mungkin karena vaginaku belum basah.
“Sini aku basahin dulu” kataku sambil memberi isyarat supaya dia bergeser ke arah kepalaku dan bisa kukulum penisnya, segera tubuhnya mengangkang di atas, kusambut dengan jilatan dan kuluman pada kejantanannya.
Beberapa saat aku mengulumnya, kemudian berganti ke posisi 69, saling menjilat dan mengulum, membuat vaginaku basah dengan cepat. Sudah menjadi kodratku, sebenci dan semuak apapun aku sama seseorang tapi kalau dia berhasil menjilati vaginaku, apalagi ternyata begitu pintar, maka dengan sedikit berimajinasi pastilah cairan kewanitaanku keluar dengan sendirinya.

Perlahan lahan Pak Bambang mendorong kejantanannya memasuki liang kenikmatanku, penis ketiga di hari itu yang menikmati hangatnya surga dunia milikku. Dia menatapku tajam dengan sorot mata penuh nafsu seakan ingin menelanku bulat bulat, senyumnya menyeringai bak srigala lapar menatap korban yang sudah tidak berdaya dalam cengkeramannya. Dia menelungkupkan tubuhnya di atasku, memelukku rapat sambil menciumi leher dan bibirku seiring dengan mulainya gerakan mengocok penisnya. Kocokan pelan dan dalam membuat bulu kudukku merinding karena geli bercampur nikmat, aku sendiri heran tak pernah merinding begini saat melayani tamu, irama permainan apapun kulayani baik romantis, pelan maupun keras menjurus liar sejauh tidak menyakiti secara fisik, kalau secara mental sih sudah terlatih untuk menerimanya segala jenis “penghinaan dan perendahan martabat” sejauh berhubungan dengan pekerjaanku, dan bukan tentang pribadiku.

Desahan Pak Bambang mengiringi desahan kenikmatanku, hembusan napasnya yang tersengal mengenai wajahku saat kocokannya mulai berubah cepat, pantatnya turun naik menekan kuat, klitorisku serasa tergesek benda keras kejantanannya. Sodokan demi sodokan begitu dia nikmati, sebentar saja keringat sudah membasahi wajahnya, kuusap lembut dengan tanganku, seperti mengusap wajah Papaku yang sedang berkeringat, beberapa sempat menetes di wajahku. Kudorong tubuhnya menjauh karena terasa semakin berat menindihku, membuat napasku ikutan tersengal, tapi justru dia mencabut penisnya dan telentang disampingku, menarikku ke pelukannya.

Mungkin karena lelah menahan berat badannya sendiri, karena staminanya sudah tak muda lagi, padahal permainan belum 5 menit tapi terasa begitu lama. Kini posisiku di atas, kucium bibirnya sembari menuntun penisnya kembali memasuki vaginaku, kembali aku dalam dekapannya saat kocokannya menghunjam tajam, kuatur posisi pantatku hingga kejantanannya menggeser klitoris, dengan posisi begini akulah yang pegang kendali. Kulawan dengan goyangan pantat setiap kali penisnya meluncur masuk, aku melepaskan diri dari dekapannya, dengan begini lebih bebas bergerak melakukan improvisasi demi kenikmatan tamu dan sedikit bagiku.

Tubuhku mulai turun naik di atasnya, tangan Pak Bambang meremas remas buah dadaku penuh nafsu diiringi desahan kenikmatan kami berdua. Kurobah gerakanku, dari turun naik menjadi berputar di atas penisnya, sesaat kulihat Pak Bambang merem melek menikmati perubahan gerakanku, tangannya makin keras mencengkeram buah dadaku, vaginaku sendiri terasa diaduk aduk penisnya yang tidak terlalu besar, rata rata, tapi sekeras batu. Kupermainkan dengan otot otot vagina yang memeras kejantanannya, dia makin melayang tinggi dan makin cepat mencapai klimaks. Tubuhku ditarik kembali dalam dekapannya tapi aku menolak, aku ingin menikmati wajah wajah tua dalam kenikmatan sexual tertinggi yang tidak mungkin bisa dia dapatkan setiap saat apalagi di rumah.

Beberapa detik kemudian kurasakan semprotan sperma yang kuat menghantam vaginaku, diiringi jeritan kenikmatan dari Pak Bambang, aku teriak kaget tak menyangka begitu kuat denyutannya, lima enam tujuh delapan denyutan yang hebat melandaku disusul denyutan kecil lainnya, mengisi vaginaku dengan cairan hangat sperma. Aku ambruk tak lama kemudian dalam pelukannya, meskipun tidak ikutan orgasme tapi kuatnya semprotan itu begitu nikmat terasa, napasnya menderu kuat ditelingaku, seperti orang yang sehabis lari marathon.

“Ugh, lebih satu minggu aku tak melakukan ini” katanya pelan sambil membelai rambutku setelah dia berhasil mengatur nafasnya normal.
“Emang ibu kemana?” tanyaku lancang.
“Dia lagi ke luar kota, biasa kegiatan kelompok ibu ibu” jawabnya masih mengelus elus rambutku.
“Wah ibu pasti puas dengan permainan Bapak seperti ini, bisa KO dia apalagi lidah Bapak pandai sekali bermain di bawah” aku memuji dan semakin berani bertanya karena beliau juga tidak mengalihkan perhatian ke pembicaraan lain, berarti tidak keberatan.
“Ah enggak, dia membenci permainan oral, tapi masih hebat di ranjang, maklum usia kami cukup jauh, dia kan 44 sedangkan aku sudah 56?

Pembicaraan kami berlangsung cukup lama mengenai keluarganya, terkadang dia memuji kehebatan istrinya bahkan menyanjungnya, aku jadi tambah bingung, dari pembicaraan itu sebenarnya tak ada alasan untuk selingkuh mencari wanita lain tapi tetap saja dilakukannya sebagai selingan hidup, masak makan sayur asem terus, itu alasan klasik yang selalu di ucapkan lelaki, dasar laki laki, dimana saja ternyata sama hanya kemasannya saja yang berbeda.

Handphone-nya berbunyi, rupanya dia memang sudah menunggu makanya ditaruh HP itu di ranjang. Tanpa memintaku turun dari tubuhnya dia terima telepon itu.
“Ya sayang, enggak lho Mama kan ke Bandung sama ibu ibu sekarang Papa ada di Surabaya sayang, nggak bisa, kamu bilang saja sama tantemu ntar Papa akan ganti sampai minggu iya, senin aja deh, malam sayang”

Aku hanya diam saja mendengar pembicaraannya, ternyata dari anak perempuannya yang sedang kuliah di Yogja, berarti hanya sedikit lebih muda dariku. Beberapa saat kami saling membisu, penisnya sudah keluar dari vaginaku, kurasakan cairan sperma menetes keluar. Akhirnya aku turun dari tubuhnya, kubersihkan kejantanannya dengan tisu yang ada di samping ranjang, baunya begitu menyengat, lalu kutinggalkan ke kamar mandi membersihkan sperma yang ada di vaginaku.

Jam menunjukkan pukul 9:35 malam ketika aku keluar kamar mandi selesai mandi, kulihat Pak Bambang sudah duduk di sofa sudah mengenakan celana dalamnya, perutnya kelihatan semakin buncit dengan posisi duduk seperti itu.
Kubuatkan 2 cangkir teh dari mini bar, kuhidangkan ke depan beliau dan aku langsung duduk di pangkuannya dengan sikap manja.

“Besok main dimana lagi Pak?” tanyaku sambil bergelayut di lehernya.
“Bukit Darmo, dekat sini aja, jadi nggak perlu buru buru berangkat jam 5 kayak tadi pagi kalo ke Finna”
“Terus besoknya lagi?”
“Ke Ciputra, tapi cuma 18 hole supaya bisa selesai siang dan sang juara punya waktu untuk menikmati hadiahnya sebelum pulang ke Jakarta flight terakhir”

Aku banyak menanyakan istilah golf yang kudengar tadi, dan dengan penuh kesabaran dia menerangkan aturan aturan dasar permainan golf, termasuk arti istilah itu dan cara penilaiannya diselingi ciuman ringan pada leher dan dadaku. Sebagian kupahami tapi tidak sedikit yang terlupakan, maklum begitu banyak pelajaran yang kuterima dalam waktu singkat, ditambah lagi tangan Pak Bambang yang selalu rajin menjamah tubuhku sambil menerangkan tadi. Tubuhku sudah merosot di antara kakinya setelah dia selesai menjelaskan tentang golf, handuk penutupku telah lama melayang ke ranjang, giliran aku membuktikan one in hole pada permainan lain, bukan hole in one. Pak Bambang melihat sambil mendesis ketika penisnya meluncur keluar masuk mulutku sembari mengelus mesra rambutku.
“Udah udah, ntar aku kebablasan” katanya lalu berdiri menuntunku ke ranjang.

Aku telentang pasrah menanti cumbuannya, tapi dia malah membalik tubuhku dan memintaku pada posisi merangkak. Vaginaku terbuka lebar menghadapnya, mengundang menanti kehangatan penisnya mengisi liang sempitku, dia tidak langsung memasukkan penisnya tapi menciumi pantat dan vaginaku terlebih dahulu. Kembali kurasakan gerakan penuh perasaan saat penisnya masuk menyusuri dinding dinding vaginaku, begitu pelan hingga kurasakan seperti suatu perjalanan panjang menembus lorong lorong kenikmatan. Aku mulai mendesah ketika Pak Bambang mengocokku dengan iramanya yang berkombinasi cepat dan pelan, sesekali diselingi sodokan keras mendadak yang membuatku menggeliat kaget.

Kocokan demi kocokan, remasan demi remasan dan desahan demi desahan mengiringi permainan kami yang sama sama berusaha merengkuh kenikmatan duniawi, terlupakan sudah pembicaraan tentang istrinya saat aku masih dalam pelukannya tadi, terlupakan sudah permintaan anaknya yang ada di Jogja, kami berusaha untuk saling memberi kenikmatan. Tak lebih 5 menit kemudian Pak Bambang kembali menggempur vaginaku dengan denyutan denyutan nikmat, jeritanku beriringan dengan jerit kenikmatannya, dan dia langsung ambruk menindih tubuhku yang sudah tengkurap di ranjang. Desah napasnya menderu hebat ditelingaku, kubiarkan sejenak sebelum kuminta turun karena aku tak bisa bernapas.

Akhirnya kami tertidur berpelukan dalam keadaan telanjang tak lama kemudian, dia tak berani tidur terlalu malam karena besok masih harus mempertahankan piala kemengangannya.
“Aku harus mempertahankan kamu di kamar ini besok, jadi perlu istirahat yang banyak untuk jaga kondisi” pesannya sebelum terlelap.

Hari Kedua

Kami terbangun oleh morning call keesokan paginya, jam masih menunjukkan pukul 5 pagi, terlalu pagi bagiku untuk bangun tapi aku tak bisa menolak. Untuk mempersingkat waktu kami mandi bersama, dia menolak ketika kupancing untuk bercinta di kamar mandi.
“Ntar loyo dan nggak bisa menang, kita lakukan saja ntar sore, janji, makanya doakan aku menang” katanya penuh optimis bisa mempertahankan “pialanya”.

Pukul 6:35 kami sudah berada di Coffe shop, ternyata mereka sudah lengkap menunggu kedatangan Pak Bambang.
“Ini dia sang juara bertahan, sudah biasa kalo juara bertahan datang belakangan” goda Pak Ade.
Mereka hanya memesan bubur ayam atau sandwich, sekedar mengisi perut sebelum bertanding. Sering kulihat mereka memandangku dengan pandangan yang aneh seakan menelanjangiku, entah apa yang ada dalam pikirannya, mungkin juga mereka membayangkan apa yang telah Pak Bambang lakukan pada gadis yang seusia anaknya ini, tapi aku tak peduli, toh pandangan seperti itu sudah sering kali kualami.

Akhirnya mereka meninggalkan “Piala Bergilir” sendirian di hotel, untuk diperebutkan kembali pada hari kedua. Pak Bambang sempat mengecup kedua pipiku dihadapan rekan rekannya sebelum masuk ke mobil. Sepeninggal mereka, aku kembali ke tampat kost melanjutkan tidurku yang terpotong. Aku sama sekali tidak memikirkan siapa yang akan memiliku pada hari kedua ini, toh siapa saja dari mereka bagiku sama saja.

Pukul 11 pagi aku sudah keluar dari tempat kost, hari ini aku sudah menerima dua booking-an, pertama di Palm Inn dan nanti jam 2 siang ke Hotel Novotel di daerah Dinoyo. Kupacu mobilku menuju Palm Inn di kawasan Mayjen Sungkono, tempat yang terpencil, ideal bagi laki laki yang selingkuh. Para room boy yang sudah hapal dengan mobilku segera berlarian menyambut kedatanganku, mereka sudah hapal kegemaranku yang selalu mencari kamar yang di pojok karena kamarnya lebih bagus dan luas, soal tarip yang lebih mahal bukanlah urusanku karena tamuku selalu membayar harga kamar tanpa banyak tanya.

Limabelas menit aku menunggu kedatangan tamuku, kuminta salah seorang Room Boy yang sudah cukup akrab kukenal untuk menemaniku sebentar, dari dia aku tahu selama ini banyak tamu yang mencari aku atau GM yang menanyakan nomer HP-ku, tentu saja aku tak mau berhubungan dengan GM kelas teri yang banyak beredar di tempat tempat seperti itu, bukan kelasku. Akhirnya tamuku datang juga setelah rokok ketiga habis kuhisap, kuminta Room Boy tadi memindahkan mobilku ke tempat yang sejuk dan memasukkan mobil tamuku ke garasi yang aman tertutup.

Tamuku ini adalah salah seorang pelanggan tetapku, jadi sudah seperti teman yang sudah lama. Sebenarnya lebih enak melayani pelanggan seperti ini, sudah sama sama tahu irama permainannya, jadi tak perlu menebak kemauannya, semua berjalan alamiah tanpa ada keterpaksaan, bahkan tak segan untuk mencoba sesuatu yang baru, entah berasal dari fantasi atau dari melihat film.
Namun demikian bukan berarti menghadapi tamu baru tidak ada enaknya, justru seninya terletak pada cara membaca gaya permainan mereka, sensasinya jauh lebih tinggi.

Kuhabiskan hampir 1.5 jam untuk 2 babak percintaan dengan tamu pertamaku, seperti sudah menjadi perjanjian tak tertulis bahwa untuk Short Time berlangsung minim 2 babak, jarang yang kurang atau lebih. Tidak terlalu melelahkan karena tiap babak tidak lebih dari 10 menit, itu sudah rata rata, hanya beberapa saja bisa dihitung dengan jari yang bisa bertahan setengah bahkan lebih satu jam nonstop atau bahkan semalaman hingga pagi.

Dengan alasan ingin istirahat, aku tinggal lebih lama di kamar itu setelah tamuku pergi. Kuhubungi GM yang mengatur dengan tamu keduaku untuk ketemu sekarang, lima menit kemudian dia menyatakan persetujuannya. Setelah ganti baju dan pakaian dalam (aku sudah terbiasa membawa 3-4 set baju dan pakaian dalam di mobil), mobilku meninggalkan Palm Inn meliuk liuk disela kemacetan jalanan Surabaya menuju Hotel Novotel.

Jam 1 lebih dikit mobilku sudah memasuki pelataran parkir hotel, kutuju kamar yang disebutkan GM tadi, kulewati kolam renang di depan kamar kamar yang menyerupai cottage, tak ada orang yang berenang di siang hari seperti ini. Tamuku kali ini adalah lagi lagi seorang chinese, usianya sekitar 48 tahun, tubuhnya ceking dengan kacamata minus menghiasi wajahnya, terlihat begitu kolot, aku jadi teringat pada salah satu tamuku pada saat awal awalku di Hilton, saking kolotnya sampai sampai dia mengenakan celana kolor, bukan celana dalam pada umumnya (bagi pembaca yang mengikuti ceritaku sejak awal pasti mengetahuinya). Tanpa membedakan bentuk fisik yang ada, kulayani dia sama seperti tamuku lainnya, kecuali kalo ganteng dan aku benar benar menyukainya, maka ada pelayanan yang lebih karena aku juga ingin memperoleh kenikmatan darinya.

Mula mula dia menggumuli tubuhku, menciumi seluruh organ intim yang ada, tapi dia selalu menolak setiap kali kucoba memasukkan penisnya ke vaginaku. Aku bingung karena tak tahu maunya, akhirnya kusadari bahwa dia ingin kukulum hingga mencapai klimaks, meskipun tak pernah terucap tapi dari pengalaman aku bisa membaca kemauannya. Tanpa kesulitan yang berarti aku bisa membuatnya orgasme dalam waktu 5 menit permainan oral, kuusapkan penisnya pada kedua buah dadaku dan dia tersenyum puas.

Babak selanjutnya berlangsung 20 menit kemudian, dia hanya bertahan mengocokku pada 3 menit pertama, selanjutnya aku diminta melakukan oral hingga keluar seperti sebelumnya, ternyata perlu waktu lebih lama untuk membikinnya orgasme kedua dengan oral. Sebagai seorang profesional tentu saja aku tak boleh cepat menyerah, berdasar pengalaman, kutambah rangsangan dengan mengelus elus dan menjilati kantong bolanya, dan ternyata effektif, beberapa saat kemudian dia menggapai klimaks dan menyapukan di wajahku saat penisnya berdenyut, memuntahkan sedikit cairan ke mukaku. Kuterima amplop coklat berisi uang pembayaran jasaku dan kumasukkan ke tas Eigner.

Matahari masih bersinar terang saat aku keluar dari Hotel Novotel, masih lama sebelum ke Hotel Mercure, paling tidak ada waktu 4 jam lagi. Kuarahkan mobilku menuju Tunjungan Plaza, sekedar belanja baju, pakaian dalam dan lingerie, aku paling senang koleksi pakaian dalam dan lingerie yang sexy karena akan menunjang langsung penampilanku di mata tamu.

Kuhabiskan uang hasil pembayaranku tadi untuk membeli beberapa potong kebutuhanku dan parfum, ternyata masih tidak cukup, hingga aku harus menggunakan credit card. saat aku memilih pakaian dalam, HP-ku berdering, dari GM yang mengatur acara di Mercure, dia memintaku datang jam 4 langsung ke Shang Palace di Hotel Shangri La, aku iyakan saja, berarti waktu shoppingku berkurang, tinggal kurang dari 2 jam lagi. Lima menit kemudian HP-ku kembali berdering, dari salah seorang tamu langganan lainnya, dia minta aku menemaninya nanti malam, tentu saja kujawab nggak bisa karena sudah ada janjian dengan seseorang. Dia memohon seperti orang yang mau mati kalau tidak tidur denganku, tapi komitmentku harus kujaga apalagi dengan bookingan paket seperti ini, jelas uangnya jauh lebih besar dibandingkan yang hanya semalam, terpaksa kutolak ajakan nginapnya.

“Aku lagi di TP ini kalau mau sekarang aja di HT” jawabku bergurau dengan mengajaknya di Hotel Tunjungan yang hanya bersebelahan dengan TP.
Diluar dugaan dia setuju dan segera meluncur.
“Oke, 15 menit lagi ketemu di Lobby” jawabnya langsung menutup teleponnya.
Giliran aku yang bingung karena tidak menyangka dia akan setuju, segera kubayar semua belanjaanku dan bergegas menuju HT dengan jalan kaki. Sebenarnya waktu yang tersisa masih lebih dari cukup untuk melayaninya, tapi karena aku harus berada di Shangri La jam 4 nanti tentu waktunya sangat mepet, namun aku sudah terlanjur buat janji maka terserahlah apa kata nanti. Kutitipkan barang belanjaanku di Concierge yang sudah aku kenal, karena seringnya berkunjung ke hotel itu, dan kutunggu si Joni, nama tamuku, di Lobby. Dia datang tak lama kemudian karena memang kantor atau tepatnya tokonya di Kedung doro.
Setelah dia check in dan kuambil barang belanjaanku di concierge, kami menuju kamar hotel.

Kamipun melakukan gerak cepat, tanpa kata kata setibanya di kamar langsung berciuman sambil saling melucuti pakaian. Kami bercinta di atas karpet di depan pintu, hanya beralaskan handuk, aku tak peduli jika desahan nikmatku terdengar dari balik pintu karena kocokan dia memang begitu nikmat, apalagi setelah melayani 2 tamu tanpa orgasme. Karena sudah terbiasa dengan Joni, akupun tak segan untuk memintanya dalam berbagai posisi, masih tetap di atas karpet. Akhirnya aku mendapatkan orgasme darinya secara bersama sama, jeritanku begitu keras menggema, seakan menumpahkan segala perasaan yang terpendam sejak tadi.

Babak kedua kami lakukan di atas ranjang 15 menit kemudian, kali ini berlangsung cukup lama, mungkin 30 menit atau lebih tapi terasa begitu cepat karena kami sama sama melakukannya dengan penuh gairah. Tak kuhiraukan dering teleponku yang berbunyi nyaring, aku tahu itu pasti dari si GM. Akhirnya akupun terkapar setelah 2 kali orgasme menyusulnya. Masih sempat kuhabiskan sebatang Marlboro sebelum aku mandi.

Aku terkejut ketika melihat jam, ternyata sudah pukul 4 kurang 10 menit, tak mungkin aku bisa sampai di Shangri La tepat waktu, rupanya aku terlalu terlena dalam ayunan kenikmatan Joni. Meskipun dia agak kecewa karena harus check out cepat cepat tapi dia bisa memahami keadaanku, setelah berganti kaos dan pakaian dalam yang baru saja kubeli tadi, kamipun keluar kamar dan check out sama sama.

Diperjalanan kuhubungi GM-ku dan minta maaf karena ketiduran, dia sedikit marah dan minta aku segera meluncur. Jam 4.20 aku sudah berada di lobby Shangri La, langsung turun ke Chinese Resto. Mereka sudah mulai makan tanpa menunggu kehadiranku, sepertinya dari Ciputra mereka langsung kemari. Aku minta maaf atas keterlambatanku tapi rupanya mereka tak terlalu mempersoalkan, akupun segera duduk bergabung dengan para golfer itu. Ketika kulirik ke arah Pak Bambang, terlihat raut kekecewaan di wajahnya, sepertinya dia harus merelakan Pialanya jatuh ke pelukan laki laki lain. Siapa? inilah yang aku tidak tahu dan baru kuketahui sesaat sebelum masuk kamar nanti, seperti kemarin. Kali ini sedikit banyak aku bisa mengikuti pembicaraan mereka karena ajaran dari Pak Bambang kemarin, tapi masih saja tak bisa menebak siapa pemenangnya di hari kedua.

Selesai makan kami kembali ke Hotel, Pak Ade ikut di mobilku, sepanjang jalan kucoba memancing siapa pemenangnya tapi dia tidak memberi jawaban pasti, jadi aku masih harus menunggu lebih lama. Pak Ade menggandengku memasuki Lobby hotel, aku yakin dialah pemenangnya, ternyata salah, dia menyerahkanku ke Pak Bambang, berarti dia dapat mempertahankan kemenangannya, berlima kami memasuki Lift.
“Pak Napitupulu, kuserahkan piala bergilir ke anda, tapi mungkin besok akan kurebut kembali” kata Pak Bambang menyerahkanku ke rekannya, Pak Napit, bagitu panggilannya adalah pemenang dihari kedua.
Pak Napit menyalami Pak Bambang dan menerima uluran tanganku, dikecupnya kedua pipiku seperti sang juara yang mencium piala kemenangan. Kami semua tertawa dan tepuk tangan di dalam Lift.

Kamar Pak Napit berseberangan dengan Pak Bambang, selintas kulihat Pak Bambang melihat kami saat masuk ke kamar, seperti tak rela pialanya di ambil alih si juara baru.
“Kamu santai aja dulu aku mau telepon ke Jakarta” katanya dengan dialek batak yang kental
Sepuluh menit dia menelepon ke rumah, sepertinya sebuah keluarga yang “bahagia”, aku membuat dua cangkir teh hangat.
“Biar nggak mengganggu lagi nanti” katanya setelah menutup HP-nya.

Pak Napit adalah orang yang paling senior diantara mereka, usianya beberapa tahun lebih tua dari Pak Bambang, mungkin 62-63 tapi wajahnya yang keras terlihat masih segar dan kelihatan lebih muda dari rekannya itu, apalagi postur tubuhnya yang langsing dan terjaga.

Pak Napit melepas kaos dan celananya, meninggalkan celana dalam dan kaos singlet.
“Lho kok belum dilepas, apa perlu aku lepasin” tegurnya sambil menyalakan Dji Sam Soe kreteknya.
Aku jadi malu sendiri.
Dia membantuku melepas kaos yang baru aku beli tadi, begitu juga dengan celana Jeans-ku.
“Wah bagus betul body kamu, apalagi bikini yang kamu pakai, bisa bisa aku tak bisa bangun lagi besok pagi” komentarnya setelah melihat tubuhku yang terbungkus bra merah berenda semi transparan.
Dialek bataknya begitu kental terdengar lucu seperti pelawak yang sedang naik panggung.

Kami duduk bersebelahan di sofa menghadap TV yang kebetulan di channel Star Sportnya menayangkan PGA Tournament, aku belum bisa melihat indahnya permainan itu, tidak seperti sepak bola atau tinju yang begitu menarik. Sembari nonton dan memberi komentar, tangannya tak henti menjelajah seluruh tubuhku, terutama bagian paha selalu dielus elusnya, entah disadari atau tidak. Akupun membalas dengan elusan yang sama.
“Ah kau bikin aku tak bisa konsentrasi melihatnya” katanya saat tanganku meremas remas kejantanannya yang sejak dari tadi tegang.
Dimatikannya TV itu dengan remote control, perhatiannya sekarang tercurah padaku.

Pak Napit merebahkanku di ranjang setelah terlebih dahulu melepas bra dan celana dalamku, seperti kebanyakan laki laki lainnya, dia menjamah seluruh tubuhku tanpa sisa. Bagian payudara adalah bagian yang paling sering mendapat perhatian berlebih, begitu juga dengan vagina. Berulang kali dia meremas dan mengulum buah dadaku yang terus berlanjut pada sedotan kuat di vagina. Aku menggelinjang geli dan nikmat, kembali dikulumnya kedua putingku dan disedot penuh nafsu, sementara itu jari tangannya menyusup ke liang vaginaku, dua jari sudah mengaduk aduk liar. Desahanku semakin keras ketika klitorisku dipermainkan dengan lidahnya sambil masih tetap mengocok dengan kedua jari jarinya, aku menggelinjang nikmat. Kucoba meraih penisnya tapi terlalu jauh dari jangkauan, ingin kuremas kuat penisnya sebagai balasan.

Lima menit lebih dia melakukan oral diselangkanganku, membuatku terbakar birahi dengan cepat, apalagi aku tak bisa berbuat banyak padanya kecuali hanya desah kenikmatan yang makin keras. Puas membikin aku terbakar menggelepar tanpa daya, dia lalu telentang disampingku, sekarang giliranku. Hal pertama yang kulakukan adalah melepas celana dalamnya.

Aku tertegun sejenak menghadapi kenyataan di depanku, panjangnya sih biasa saja tapi besar diameternya melebihi rata rata umumnya, lebih besar dari gengaman jari tanganku, aku sama sekali tak menyangka dia mempunyai kejantanan yang begitu perkasa.
“Gila, gede banget” batinku

Gairah yang sudah meMbakarku semakin panas menggelora, terbersit harapan semoga dia bisa bertahan lama, seperkasa penampilannya. Sementara kubiarkan penis yang membikin vaginaku berdenyut tanpa sebab, aku ingin mempermainkannya terlebih dahulu seperti yang dia lakukan tadi. Tanpa menyentuh penisnya kucium bibirnya dan kukulum telinga dan putingnya, dia mulai mendesah sambil meremas rambutku. Aku sadar, semakin lama mempermainkannya semakin tersiksa pula aku, apalagi melihat penis yang berdiri tegak begitu menggoda. Kucium paha dan kujilati lututnya, aku tahu sebagian orang terangsang apabila lututnya dijilati penuh gairah, dan Pak Napit termasuk di dalamnya.

Aku sudah tak tahan lagi untuk mempermainkannya lebih lama, kuraih kejantanannya, ternyata benar dugaanku, jari mungil tanganku tak bisa menutup penuh di penisnya, kukocok sebentar lalu kumasukkan ke mulutku yang sudah kelaparan sejak tadi. Kupandangi wajah Pak Napit yang merem melek menerima kulumanku, desahannya lepas terdengar, apalagi ketika lidahku menyusuri seluruh batang hingga pangkal kejantanannya, expresi kenikmatan terpancar jelas di wajahnya yang keras. Capek juga mulutku mengulumnya meski belum terlalu lama, karena besar berarti aku harus membuka mulutku lebih lebar dan ini yang membuatku cepat pegal.

Kuatur posisi tubuhku di atasnya, kusapukan sejenak penisnya di vaginaku dan pelan sekali kucoba memasukkannya. Baru kepala penis yang masuk tapi vaginaku sudah terasa sesak, sedikit nyeri saat kupaksakan melesakkan semuanya, meskipun perlahan lahan. Mungkin bibir vaginaku sedikit tersobek, atau lecet karena permainan dengan si Joni tadi sore cukup lama, aku tak tahu, yang jelas ada rasa nyeri di vaginaku. Dan ketika semua penis itu sudah berada di dalam, aku tak berani bergerak, begitu penuh dan serasa mengganjal di selangkangan.
“Ooouwww.. sshh.. sshiitt” desahku pelan.
“Sakit?” kata Pak Napit melihatku meringis.

Aku hanya menjawab dengan senyuman, karena kutahu rasa sakit itu hanya di permulaan saja, selanjutnya adalah rasa enak dan enak bercampur nikmat. Kucengkeram lengan Pak Napit yang berada di dadaku saat dia menggerakkan tubuhnya, aku masih mencari posisi yang nyaman sebelum memulai gerakanku.
“Jangan buru buru keluar Pak ya” pintaku sebelum memulai gerakan, dia hanya tersenyum penuh arti.

Perlahan kuangkat naik tubuhku, perlahan pula kuturunkan, begitu seterusnya dan semakin cepat. Penis itu mulai sliding di vaginaku, otot otot vagina sudah bisa menerima. RAsa sakit sedikit demi sedikit berubah menjadi nikmat dan semakin nikmat saat kocokanku makin cepat. Aku sudah bisa menguasai keadaan dan kini sudah berani bergoyang seperti biasa. Meskipun begitu tetap saja terasa sesak di vaginaku.

Pak Napit menarik tubuhku dalam pelukannya, berkurang tekanan penisnya pada vaginaku tapi justru makin nikmat saat klitorisku tergeser gerakan kocokannya. Dia melumat bibirku dengan gemas, desahanku tertahan mulutnya. Napasku menderu hebat menerpa wajahnya, aku tak peduli, malah membuat dia makin mempercepat irama permainannya. Aku sudah tak tahan lagi, puncak kenikmatan tinggal sejengkal lagi kugapai, tapi aku tak mau secepat itu, masih banyak yang ingin kurengkuh darinya.
“Dari belakang Pak” pintaku sambil tersengal sengal untuk mengalihkan perhatian dan menurunkan atmosfir yang ada.

Tanpa menjawab dia menghentikan gerakannya dan mendorongku turun. Aku langsung nungging mengambil posisi doggie tapi Pak Napit malah memintaku telentang, akupun menurut. Kupejamkan mataku rapat rapat saat Pak Napit mendorong masuk penisnya, aku tak berani menantang sorot matanya, terlalu malu untuk mengakui bahwa aku sangat sangat menikmati bercinta dengan orang setua dia dan aku tak inging dia mengetahuinya.

Kembali aku menjerit keras saat penis Pak Napit memasuki vaginaku. Tanpa mempedulikan jeritan kesakitan atau kenikmatan dariku, dia langsung memompa dan menekan sedalam mungkin, klitorisku tertekan gesekannya. kucengkeram lengannya dengan kuat, mungkin kuku kukuku melukainya tapi aku tak peduli, dan ketika mataku terbuka aku begitu malu melihat bagaimana Pak Napit memandangi pancaran kenikmatan yang kuperoleh darinya, secepatnya kupejamkan kembali dengan tersipu malu.

Akhirnya petahananku runtuh juga beberapa menit setelah dia memompa dengan cepat, aku benar benar menjerit histeris mendapatkan orgasme darinya, kututupi mukaku dengan bantal karena malu tapi dia menariknya, justru makin melototi mukaku yang sedang dilanda orgasme hebat sekali, wajahnya menyeringai penuh kemenangan. Tubuhnya semakin keras menghentak disaat aku sedang berada di puncak, aku menggeliat tanpa daya seiring dengan jeritan jeritanku.

Kocokannya masih berlangsung beberapa menit kemudian, napasku semakin tersengal mendapat sodokan demi sodokan. Tanpa memberiku kesempatan mengambil napas, dia membalikku. Penisnya langsung menusuk tajam dari belakang dan mengocok dengan cepat, semakin keras aku menjerit atau lebih tepat melolong nikmat, permainannya sudah kasar kearah liar. Begitu keras dia menyodok dan menghentakku sembari menarik rambutku ke belakang. Aku yang terbiasa melayani permainan kasar makin menikmati keliarannya, kulawan gerakannya dengan goyangan pantat. Lima menit lebih dia memompa dari belakang sebelum akhirnya kurasakan tubuhnya menegang dan penisnya terasa membesar disusul denyutan sangat kuat menyemburkan sperma di vaginaku.
“Ooh, sshhiitt.. bitch” teriaknya mengiringi semprotannya.

Aku tak mampu lagi berteriak, kugigit kuat bantal yang ada dibawahku, gempuran itu begitu kuat “menghajar” vaginaku tanpa ampun. Dicabutnya penis itu dengan kasar dari vaginaku hanya sedetik setelah habisnya denyutan itu, tanpa memberiku kesempatan menikmatinya lebih jauh. Tubuhku langsung dibalik, dia mengangkang di atas dada hendak menjepitkan di buah dadaku. Aku ingin memberi melebihi yang dia inginkan, sebagai ungkapan terima kasih, kuraih penis yang masih penuh sperma dan kumasukkan ke mulutku, kukocok sebentar hingga “bersih tanpa noda”. Kami berdua menggeletak terkapar kehabisan tenaga, benar benar terkapar seperti orang kalah bertanding.
“Kamu hebat bisa bertahan segitu lamanya” katanya dengan napas masih tersengal.
“Ah bapak yang hebat membuatku menggelepar kayak ikan” aku berkata sejujurnya.

Baru sekarang kurasakan kelelahan yang teramat sangat, mungkin akumulasi sejak tadi pagi setelah melayani bercinta dengan empat orang hari ini dan 2 terakhir benar benar menguras energi dan emosiku. Sendi sendiku serasa terlepas dari tempatnya, aku tak mampu lagi berdiri, hanya napas kami yang menderu terdengar di kamar ini. Aku tak tahu lagi sudah berapa lama kami tadi bercinta, paling tidak lebih dari 30 menit menurut perasaanku. Terus terang aku salut akan stamina Pak Napit yang begitu prima mampu melayani nafsu wanita yang seusia anaknya, bahkan membuatnya terkapar tak berdaya. Ingin rasanya melanjutkan babak kedua segera, aku sudah tak sabar untuk merengkuh kenikmatan lebih banyak lagi.

Dengan langkat tertatih aku ke kamar mandi, rasanya penis itu masih mengganjal di selangkanganku. Vaginaku terasa perih saat kucuci dengan sabun, mungkin lecet atau sobek di bibirnya. Aku langsung mandi air hangat menyegarkan diri supaya bisa bertahan lebih lama di babak kedua.

Ketika aku kembali ke kamar ternyata Pak Napit sudah ngorok, masih dalam keadaan telanjang, padahal belum terlalu malam, masih belum jam sebelas, mungkin terlalu capek, baik karena golf tadi siang maupun dari permainan sex barusan, akupun terpaksa harus memendam hasratku yang aku sendiri tak tahu apakah bisa terlaksana.

Meskipun sudah capek, aku tak bisa begitu saja tertidur, apalagi dengan hasrat yang masih mengganjal. Kucoba meredam gairahku dengan mengalihkan ke layar TV, tapi hingga satu jam berlalu masih juta menggebu hasrat untuk segera bercinta dengan Pak Napit. Seharusnya aku ikut menjaga stamina dia untuk bertanding besok, tapi aku khawatir kejadian seperti Pak Bambang terulang lagi, berarti tertutup sudah kemungkinan untuk meraih nikmat kembali dengan Pak Napit.

Setelah kupikir beribu kali dan mempertimbangkan masak masak untung rugi maupun resikonya, akhirnya kuberanikan diri mendekati Pak Napit yang pulas dalam tidurnya. Kuabaikan segala macam keangkuhan dan rasa malu, aku harus menerima segala resiko yang terjadi akibat perbuatanku ini. Dengan ragu tanganku meraih penis Pak Napit yang lemas lunglai, kukocok dengan pelan dan kumasukkan ke mulutku, perlahan tapi pasti penis itu membesar di dalam mulut. Kudengar desahan halus dari Pak Napit, entah dia sudah bangun atau masih tertidur. Tak lama dalam kulumanku, penis itu segera tegang membesar, siap untuk dipakai. Kulihat Pak Napit masih memejamkan matanya, tapi suara dengkuran sudah hilang berganti desahan.

Peralahan kunaiki tubuhnya dan kutuntun penisnya memasuki vaginaku.
“Kamu memang nakal” kudengar suara pelan mengagetkanku yang sedang “berjuang” mengisi vaginaku dengan penis besar itu.
“Habis enak sih.. sshh.. mm” jawabku singkat sambil menurunkan pantatku mendorong masuk penisnya, Pak Napit ikutan mendesah meski matanya masih terpejam.

Tanpa membuang waktu lebih lama aku langsung menggoyangkan pantatku, bergerak liar di atas tubuhnya dengan kecepatan tinggi. Gerakanku makin liar ketika tangan tangan Pak Napit ikutan mempermainkan buah dada dan putingku. Aku mendesah lepas menikmati kocokan penisnya yang semakin nikmat terasa, tak kuhiraukan rasa nyeri yang sudah berganti menjadi kenikmatan tak terkatakan.

Cukup lama aku “berkuda” di atas Pak Napit. Aku tak mau kenikmatan ini segera berakhir, kuhentikan gerakanku setiap kali kurasakan tubuh Pak Napit mulai menegang hendak orgasme dan kulanjutkan lagi setelah ketegangannya menurun. Dengan cara begini aku bisa memperpanjang permainan, limabelas menit telah berlalu, sudah 2 kali kurengkuh orgasme secara beruntun. Aku memang egois, tapi toh dia tidak protes keberatan atas perlakuanku.

Ketika aku hendak meraih orgasme ketiga, Pak Napit menarikku dalam pelukannya dan langsung mengocok dari bawah, tak dihiraukannya lagi permintaanku untuk berhenti sebentar, berarti dia ingin segera mencapai klimaks, maka akupun berusaha secepatnya mendapatkannya terlebih dahulu. Kami seakan berpacu menuju puncak, seandainya dia berhasil mendahuluiku maka Game Over tapi sebaliknya kalau aku mencapai terlebih dahulu, dia masih bisa mendapatkannya. Tubuh kami sudah menempel rapat, keringat saling bercucuran di sekujur tubuh, kami memacu nafsu berlomba mencapai batas akhir. Rupanya nasib baik masih berpihak padaku, beberapa menit kemudian meledaklah jeritan yang kutahan sejak tadi, otot otot vaginaku berdenyut lebih keras saat kugapai orgasme, tubuhku menegang. Pak Napit makin mempercepat kocokannya dan dia menyusulku beberapa detik kemudian diiringi jeritan kenikmatan kami berdua.

Tubuhku lemah lunglai telungkup di dadanya, detak jantung kami seakan menyatu. Terpenuhi sudah hasrat yang sejak tadi terpendam dengan penuh kepuasan. Akhirnya kami tidur dalam kelelahan yang hebat dan kenikmatan yang masih tersisa untuk dibawa tidur. Pak Napit benar benar telah menutup hariku dengan penuh kenikmatan, terima kasih Bapak, kuharap besok Bapak bisa memenangkan pertandingan dan kita bisa mengulang kenikmatan ini lebih lama lagi, harapanku sebelum terlelap.

Hari Ketiga

Keesokan paginya ketika kubuka mataku, kulihat Pak Napit sudah rapi bersiap untuk berangkat. Tak ada kesan capek dalam raut wajahnya, bahkan sepertinya tampak lebih ceria dibanding kemarin.
“Maaf Pak, aku terlalu lelap tidur” sapaku tergopoh gopoh beranjak ke kamar mandi.
“Kamu nggak usah ikut turun kalo masih ngantuk, ntar siangan aja pulang” katanya, aku tahu dia sudah terlambat menghadiri acara sarapan pagi.
“Nggak kok, aku cuma sikat gigi dan cuci muka”

Akhirnya tanpa mandi dan ber-make up aku mendampingi Pak Napit ke Coffe Shop.
“kamu tetap cantik meski tanpa make up” sapa Pak BAmbang ketika aku sudah berada diantara mereka.
Dengan mesra aku melayani Pak Napit selama sarapan, hal yang sama kulakukan pada Pak Bambang kemarin.
“Gimana tidurnya Pak, nyenyak?” tanya Pak Bambang, aku yakin dia sedikit cemburu.
“Tanya aja sama dia” jawab Pak Napit sambil mengunyah sandwich bikinanku, aku hanya menunduk malu.
“Melihat mata Lily yang masih cekung, aku bisa tebak bahwa kalian kurang tidur” goda Pak Ade.
“Jadi kesempatan kita terbuka untuk merebut piala dari Pak Napit” celetuk lainnya yang aku sudah lupa namanya.
Mukaku merah mendengar olokan mereka.

Setelah mencium pipi dan keningku, Pak Napit bergabung dengan rekan rekannya menuju Ciputra Golf Club (dulu masih bernama Citraland). Aku kembali ke tempat kost untuk melanjutkan istirahatku, vaginaku masih terasa sakit dan nyeri, hari ini kuputuskan untuk sementara tidak terima booking-an supaya tidak memperparah luka di vaginaku, apalagi bila ternyata pemenangnya kembali Pak Napit, tentu memerlukan stamina yang lebih prima. Semua itu harga yang harus kubayar atas kenikmaan yang kudapat dari Pak Napit, tapi aku sama sekali tak menyesalinya.

Kuhabiskan waktuku dengan beristirahat, menunggu tiba saatnya. Beberapa telepon masuk mengajak ketemu terpaksa kutolak dengan alasan lagi Mens. Selepas makan siang aku bersiap menuju ke Hotel Mercure, memenuhi sessi terakhir dari kesepakanku di akhir pekan ini. Sengaja kukenakan pakaian yang paling sexy yang baru kubeli kemarin, aku ingin membuat mereka terkesan di hari terakhir kunjungannya ke Surabaya. Ketika kuhubungi GM-ku, ternyata dia juga tidak tahu tentang acara terakhir ini, belum ada informasi lebih lanjut kecuali aku disuruh tunggu di Mercure.

Setiba di Mercure aku langsung cek ke receptionist, ternyata mereka belum datang juga padahal sudah hampir pukul 1 siang, terpaksa aku harus nunggu di lobby untuk waktu yang aku sendiri tak tahu. Menunggu adalah pekerjaan yang paling menjemukan, apalagi menunggu di tempat terbuka seperti lobby hotel ini, suatu pekerjaan yang paling kubenci selama ini. Ingin kutunggu di mobil saja tapi aku takut tidak bisa melihat kedatangan mereka, akhirnya kuputuskan menunggu di Coffe Shop. Kucari tempat yang strategis, tidak terlalu mencolok tapi bisa memandang langsung ke arah Lobby, agak susah karena jam makan siang begini cukup banyak tamu di Coffe Shop itu, untung aku mendapatkannya.

Secangkir teh hangat dan snack menemani penantianku. Sepuluh menit sudah berlalu, si GM ternyata tidak bisa menghubungi mereka karena HP-nya pada OFF, jadi aku harus memperpanjang penantian, menyesal aku tadi buru buru berangkat, mestinya kutunggu saja di tempat Kost menanti panggilan, toh tidak terlalu jauh letaknya.
“Lagi nunggu seseorang ya” suara dari samping mengagetkanku, ternyata si Doni, salah seorang langgananku yang royal memberi tip dan hadiah hadiah kecil.
“Eh kamu Don, ngapain disini, pasti juga sedang nunggu seseorang” jawabku menutupi kekagetanku.
“Sok tahu, aku lagi jemput temanku, dia baru datang dari Medan minta di antar ke Pasar Turi atau Kapasan, biasa kulakan” jawabnya sambil menghembuskan asap rokoknya ke arahku.
“Teman apa teman” godaku.

Kamipun ngobrol biasa seperti layaknya seorang teman, bukan seorang tamu, itulah kalau udah sering ketemu.
“Emang kamu janjian jam berapa?” tanyanya setelah sepuluh menit belum juga ada yang menghampiriku.
“Jam makan siang sih tapi nggak tahu kok belum datang, katanya masih main golf di Ciputra” jawabku terus terang
“Kita tunggu di kamar aja yuk, lumayan sepukul dua pukul” ajaknya nakal.
“Gila kamu, kalo tiba tiba dia datang gimana, lagian saru menyerobot punya orang” jawabku sambil mencubit lengannya.
“Kalo dia datang kan pasti telpon kamu, bilang aja masih di jalan atau apa kek, kan tinggal pindah kamar saja” dia mendesakku meskipun tak ada nada paksaan.

Aku terdiam, ucapannya ada betulnya juga sih, lagian aku tahu betul permainan dia di ranjang, biasanya tak lebih lama dari hisapan sebatang rokok kretek, aku mulai tertarik dan memperimbangkan tawarannya.
“Kalo ketahuan kan aku kehilangan order dan langganan” kucoba keseriusan tawarannya.
“Ya jangan ketahuan dong, tapi nggak usah khawatir, aku akan ganti kerugianmu, kayak nggak tahu aku aja”.
“Bukan gitu maksudku, tapi jangan lama lama ya”.
“Semakin kamu banyak bertanya semakin lama jadinya” jawabnya seraya berdiri menuntunku setelah merasa mendapat lampu hijau.
Setelah menyelesaikan pembayaran makanan dan minuman kami menuju ke kamar yang letaknya satu lantai di atas kamar Pak Napit.
Ternyata temannya yang punya kamar itu sedang mandi, tak mungkin memintanya menunggu di lobby.
“Ya udah, jangan keluar sebelum kupanggil” katanya sambil mendorong temannya ke kamar mandi.
Aku tertawa geli melihat tingkah mereka.

Untuk mempersingkat waktu segera kukeluarkan penis Doni dari lubang resliting celananya, aku langsung berjongkok mengulumnya, sekedar melumasi dengan ludahku. Dalam hitungan detik penis itu sudah menegang dan siap pakai. Hanya melepas celana Jeans, aku langsung telentang di ranjang. Akhirnya kurasakan kocokan pertama di hari itu dari Doni, yang menyodokku tanpa melepas pakaian sedikitpun. Tak seperti biasanya dia melakukan dengan singkat, kali ini ternyata berlangsung lebih lama dari dugaanku, bahkan kami sempat berganti posisi dogie sebelum akhirnya menyemprotkan spermanya di vagina yang sudah kusiapkan sejak pagi untuk kupersembahkan pada sang juara. Semua itu berlangsung tak lebih dari 7 menit.

Aku tidak bisa mencuci vaginaku karena ada teman Doni, kubiarkan spermanya menetes keluar dan hanya kuusap dengan selimut. Kubiarkan bagian bawahku telanjang beberapa waktu lamanya supaya lebih banyak cairan itu mengalir keluar dari liangku.
Sepuluh menit berlalu, masih juga belum ada kepastian. Doni rupanya sengaja menghukup temannya di kamar mandi dan tidak boleh keluar.
“Sekali lagi yuk, mumpung masih ada waktu” usul Doni melihat aku mondar mandir gelisah dalam keadaan tanpa celana sambil mengepulkan asap rokok.

Aku melotot protes tapi justru dia malah menarikku dalam pelukannya, kupalingkan wajahku ketika dia berusaha mencium bibirku, aku tak mau make up ku rusak karenanya, terlalu lama kalau harus memperbaikinya. Doni malah tertawa dan membalikkan tubuhku, mendorongnya hingga posisiku nungging menghadap ke meja, tanganku bersandar pada tepi meja. Dia bersiap untuk menyetubuhiku dari belakang, aku protes tapi tidak melawan saat penisnya menyentuh vaginaku. Saat Doni mulai mendorong masuk, handphone-ku berbunyi, segera aku berlari mengambilnya, terlepaslah penis yang sudah setengah jalan di vaginaku, kudengar sumpah serapah darinya tapi hanya kutanggapi dengan ketawa geli.

Mereka sudah diperjalanan, berarti paling tidak masih ada 15 menit sebelum sampai di hotel, masih cukup waktu satu babak lagi sebelum menyambut mereka di Lobby. Kudekati Doni yang duduk di sofa sambil mengelus penisnya, dia memandangku dengan penuh harap. Kuraih penisnya yang mulai lemas dan kukulum kulum sebentar hingga menegang. Semenit kemudian kami sudah berlayar menyeberangi lautan nafsu, dia mendayung dari belakang melanjutkan yang sempat terputus tadi. Diperlukan hampir 10 menit untuk mencapai seberang kenikmatan, sedikit lebih lama dari yang pertama tadi. Untunglah penis Doni masih dibawah rata rata hingga tak sampai memperparah lukaku.

Ketika kami berbalik, ternyata teman Doni sudah berdiri di depan kamar mandi, hanya mengenakan celana dalam, secara reflek aku menutupkan tanganku di selangkangan.
“Sorry, teriakan cewekmu tadi terlalu hot mengundang rasa penasaranku” katanya.
Kuambil bantal menutupi vaginaku dan kulewati dia masuk ke kamar mandi. Bukannya aku sok suci, tapi sudah prinsipku untuk tidak memamerkan tubuhku di depan orang yang bukan tamuku.

Setelah membersihkan diri dan menghapus sisa sisa jejak yang masih ada, kutinggalkan Doni dan temannya menuju ke Lobby.
Mereka datang hanya berselang beberapa menit setelah kedatanganku. Kulihat mereka masih sibuk menurunkan stick golf dari mobil ketika Pak Ade menghampiriku.
“Udah lama nunggu?” sapanya.
“Ya kira kira 10 menit” jawabku bohong.
“Pak Napit bilang kamu hebat di ranjang dan pintar oral” katanya pelan, aku kaget tak menyangka dia cerita ke teman temannya.
“Ih kok Pak Napit ceritain ke semua orang sih” ada nada protes.
“Cuma sama aku, dia kan anak buahku jadi akhirnya cerita setelah kudesak, aku jadi ingin sekali membuktikannya, sayang aku kalah, habis terlalu bernafsu sih”.
“Kita ke toilet sebentar yuk” ajaknya, aku kaget dengan ajakannya, kutatap tajam matanya, dia serius.

Aku tak sempat menjawab karena rekan rekannya sudah datang, Pak Napit menggandengku menuju Coffe Shop. Aku hanya memesan minuman, sekedar menemani mereka makan siang. Sesaat kulihat Doni dan temannya melintasi meja kami, dia memandangku sambil tersenyum.

Pak Ade yang berada di seberangku memandangku dan memberi isyarat, aku tahu maksudnya tapi pura pura tak melihat, belum kuputuskan apakah menerima tawarannya atau tidak. Dia berdiri dan berbisik pada Pak Napit yang duduk di sebelahku, tangan Pak Ade mencolek pundakku memberi isyarat tanpa ada yang mengetahui, lalu dia pergi ke toilet. Aku bingung tak tahu harus berbuat apa.
“Permisi Pak, perutku tiba tiba mulas” bisikku ke Pak Napit.
Pak Napit memberikan kunci kamarnya tapi aku menolak.
“Di Lobby aja Pak, lebih dekat” jawabku buru buru berdiri seperti orang yang sakit perut.
Pak Ade sudah menuggu di depan toilet pria, senyumnya mengembang saat melihat kedatanganku, beruntunglah suasana di depan toilet itu tak ada orang.
“Tunggu sebentar masih ada orang” katanya.

Begitu orang itu keluar, buru buru kami masuk toilet Pria, masuk ke WC dan menguncinya. Aku duduk di atas closet, kubuka resliting Pak Ade yang berdiri di depanku dan mengeluarkan penisnya. Aku tak menyangka melakukan hal yang sama 2 kali berturut turut, kali ini lebih gawat, kulakukan di WC pria. Penis Pak Ade yang tegang dengan cepat meluncur mengocok mulutku, merusak lipstik dan make up wajahku. Gagal sudah memberikan yang terbaik pada sang juara, dua kali di dahului orang yang sebetulnya tidak berhak, ada perasaan bersalah. Pandangan Pak Ade tak pernah terlepas dari wajahku yang sedang mengulumya, dia tak berani mendesah, tangannya menjaMbak rambutku menambah rusaknya riasanku, dia seperti tak peduli.

Kulepas celana jeans-ku, aku nungging membelakanginya, kupentangkan kakiku lebar, tanganku tertumpu pada kloset. Penis Pak Ade sudah melesak di vaginaku beberapa detik kemudian, dia mengocokku langsung dengan tempo tinggi diselingi sentakan keras. Hampir saja aku menjerit, kugigit bibirku menahan kocokannya, tentu saja kami tak berani mendesah. Semakin cepat dan keras sodokannya, semakin kuat aku menggigit bibirku, tangannya sudah meremas remas buah dadaku, untunglah kaos yang kupakai tahan kusut, kalau tidak pasti akan terlihat kusut hanya di bagian dada.

Kudengar orang masuk ke toilet, kami terdiam sesaat menunggu dia keluar, penis masih tetap menancap. Sodokan teras menghantamku setelah orang itu keluar.
“Aahh” jeritku tanpa sadar yang segera ditutup tangan Pak Ade.
“Sstt” bisiknya, enak aja orang suruh diam tapi dia menyentak keras, protesku dalam hati.
Kugigit jari Pak Ade yang ada di mulutku.

Kini aku duduk di pangkuan Pak Ade, kami saling berhadapan, giliranku mengocoknya. Pak Ade menyingkap kaosku hingga ke dada, dilepasnya kaitan tali bra yang ada di depan dan langsung mengulum putingku sambil meremas remas. Aku hampir mendesah karenanya, kuhentikan gerakanku saat kudengar seseorang masuk tapi Pak Ade justru memperkuat sedotannya, kuremas remas rambutnya sambil menggigit bibirku menahan desahan. Tanpa menunggu orang itu keluar, aku memulai goyanganku, biar tahu rasa, pikirku. Tanpa kusadari aku semakin bergairah melayani Pak Ade dari yang tadi ogah ogahan, ternyata bercinta penuh ketegangan seperti ini menimbulkan sensasi tersendiri yang tak pernah kubayangkan.

Kami sudah tak pedulikan lagi apakah ada orang diluar atau tidak, toh tetap saja tanpa desah. Kudekap erat kepala Pak Ade di dadaku, aku sudah hampir mencapai klimaks, tak tahu bagaimana menghadapi klimaks tanpa jeritan kenikmatan, dan saat vaginaku berdenyut hebat aku hanya bisa menggigit bibir bawahku sambil mendekap kepala Pak Ade makin rapat, tak ada jerit kenikmatan.
Sesaat kemudian Pak Ade mengikutiku ke puncak, penisnya bergerak hebat di vaginaku, dia meremas buah dadaku makin kuat, kali ini kugigit jari tanganku sambil menerima semprotan sperma yang membanjir.

Kami keluar sendiri sendiri setelah keadaan aman, Pak Ade kembali bergabung dengan rekannya dan aku langsung pindah ke toilet wanita merapikan make up dan rambut. Aku kembali bergabung dengan mereka seperti tidak terjadi sesuatu, ternyata mereka sudah selesai makan, Doni dan temannya sudah tidak ada di mejanya.
“Maaf Pak, lama, abis mules banget sih” kataku setelah meninggalkan mereka mungkin sekitar 15 menit.
Pak Napit menggandengku menuju Lift, aku sudah siap untuk diserah terimakan ke sang pemenang.
“Oke, dengan ini aku serahkan piala bergilir, and the Lily goes to Pak Bambang again” kata Pak Napit menirukan pembagian Piala Oscar, sambil menyerahkanku ke pelukan Pak Bambang yang menyambut dengan mencium bibirku, lainnya bertepuk tangan.
Hilang sudah perasaan bersalahku karena telah memberikan tubuhku pada dua orang terlebih dahulu sebelum sang juara menikmatinya, karena dia telah pernah merasakannya.

Aku menatap mata Pak Napit dengan perasaan bersalah, mungkin karena “kuperkosa” tadi malam dia tidak bisa mempertahankan pialanya.
“Jangan kaget kalo kamu kembali ke Pak Bambang, selama ini belum pernah ada yang bisa mempertahankan pialanya 2 hari berturut turut, paling berpindah sementara seperti ini” kata Pak Napit seolah menjawab rasa bersalahku.
Sepertinya aku memang harus mondar mandir dari kamar Pak Napit kembali lagi ke kamar depan.
Mereka langsung check out dari hotel langsung pulang, hanya sang juara yang tinggal hingga last flight nanti malam merayakan kemenangan bersama pialanya.
“Kamu memang memberiku semangat bertanding yang luar biasa, karena kamu aku bertekad kuat untuk memenangkan di hari terakhir” kata Pak Bambang ketika kami di dalam kamar sambil memelukku.
“Ah Bapak bisa aja” jawabku membalas ciumannya.
“Kita mandi yuk, meneruskan yang telah terputus” ajakku sambil melepas celana dan kaosnya, sebenarnya aku ingin membersihkan tubuhku dari sisa sisa Pak Ade tadi.
“Kamu ini memang benar benar penggoda, maunya to the point” jawabnya sambil mencubit pipiku dan melepasi seluruh pakaianku tanpa sisa.

Kugandeng dia ke kamar mandi sebelum berbuat lebih jauh lagi, sambil menunggu air panas memenuhi bathtub aku duduk di kloset menghadap penis Pak Bambang yang setengah tegang, kuciumi dan kuusapkan ke wajahku. Pak Bambang mulai mendesis ketika lidahku menari di kepala penisnya dan semakin keras saat kukulum, persis seperti yang kulakukan dengan Pak Ade 20 menit yang lalu, hanya berbeda suasana. Pak Bambang memegang kepalaku lalu mengocok mulutku, tanpa kesulitan kumasukkan semua hingga ke pangkalnya, tidak seperti Pak Napit kemarin yang hanya mampu kukulum setengah saja.

Pak Bambang berlutut di depanku, diciumi pahaku.
“Jangan Paak” teriakku ketika Pak Bambang mau menjilati vaginaku.
Sebersih apapun aku mencuci pasti masih ada sisa dan bau sperma Pak Ade yang tertinggal, aku nggak mau dia menjilati sisa sisa sperma rekannya. Namun sayang, teriakanku tadi diterjemahkan lain olehnya, dikira aku teriak kenikmatan, dia malah memaksa membuka kakiku lebih lebar. Akhirnya kubiarkan saja dia menikmati lembabnya vaginaku, sambil berharap dia tidak terlalu sensitif mencium aroma sisa sperma. Lidahnya dengan lincah menyusuri lekuk sudut organ intimku, akupun mendesah nikmat, kuremas rambutnya dengan gemas, dia makin ganas menjilati tanpa ampun diselingi kocokan jari tangan yang bergerak gerak liar di dalam. Desahan nikmatku makin lepas.

Aku tak tahan dipermainkan seperti ini, kudorong tubuhnya hingga terduduk di lantai, aku langsung menyusul turun ke pangkuannya. Segera kelesakkan penis Pak Bambang ke vaginaku dan langsung mengocok dengan gerakan pinggul memutar, dia menyambut putingku yang sudah berada di depannya dengan kuluman gemas penuh gairah.
“Aagghh sshh ennaakk” desahku tanpa malu sambil mempercepat gerakanku.
Mulutnya bergerak lincah dari satu puting ke lainnya.
“Jangan dikeluarin dulu Pak, aku ingin yang lama” bisikku disela desahan kenikmatan, dia menjawab dengan pagutan di bibirku.

Kudorong tubuhnya lagi hingga telentang di lantai kamar mandi, aku tahu dia merasa dingin karena lantai marmer itu, tapi tak kupedulikan. Tubuhku makin cepat turun naik di atasnya. Air hangat di bathtub sudah meluber tapi tak kami perhatikan, aku ingin spermanya yang meluber di vaginaku. Namun luberan air di lantai mengganggunya, aku baru sadar kalau Pak BAmbang sudah tidak muda lagi, seusia dia tentu gampang masuk angin kalau kedinginan.
“Kita ke bathtub aja yuk, sambil mandi” ajakku sambil menghentikan gerakanku, sekalian menurunkan tegangan birahi kami.

Kami berendam bersama sama, air bathtub makin meluber keluar. Kami tidak langsung menyambung adegan yang terputus, tapi saling memandikan, saling menyabun dengan sentuhan sentuhan di bagian sensitif.
“Mau disini apa di ranjang” kuberi dia pilihan, aku tahu dia sudah berada dalam cengkeraman pesonaku, apapun yang kumau pasti dituruti.
“Terserah kamu aja yang penting enak, tapi disini dingin, ntar rematikku kambuh” katanya, dasar orang tua tak tahu diri, udah sakit sakitan gitu masih juga doyan daun muda, batinku.
“Ya udah kita di ranjang aja biar hangat, yuk aku keringin dari pada masuk angin”

Setelah mengeringkan dengan handuk kamipun berpindah ke ranjang. Pak Bambang langsung menggumuli tubuhku yang sudah telentang menantang, tak secuil tubuhku terlewatkan dari jamahannya.
“Dari belakang yuk, kemarin kan belum mencoba” ajakku, padahal aku sudah lupa apakah memang belum mencobanya, tapi dia mengiyakan saja.
Untuk kesekian kalinya Pak Bambang meng-obok obok vaginaku dengan penisnya, digenjotnya keras tubuhku seakan ingin menjangkau rahimku. Aku diam saja tak menggerakkan tubuhku supaya dia bisa bertahan lebih lama, hanya desahanku yang terdengar. Aku menoleh ke arahnya, wajah Pak Bambang terlihat begitu serius mengocokku, butiran keringat sudah menghiasi mukanya, padahal kita barusan mandi. Lima menit lebih dia memompa vaginaku tanpa ada tanda tanda orgasme, sudah ada kemajuan dibanding kemarin.

Dia membalik tubuhku telentang, inilah posisi yang paling berat bagiku, disamping perutnya yang gendut akan menekanku, aku juga tak bisa memandangi wajahnya saat mengocokku, bukan karena memang tidak ganteng tapi mengingatkanku pada Papaku.
Kupejamkan mataku saat penisnya menembus vaginaku, dia mengocok sambil meremas buah dadaku. Bayangan bercinta dengan tamu sebelumnya tiba tiba melintas datang dan pergi, mulai dari Doni lalu berganti dengan Pak Napit dan berganti lagi dengan Pak Ade, mereka silih berganti hinggap di pikiranku, membuatku makin bergairah melayani Pak Bambang seakan aku bercinta dengan mereka, terutama Pak Napit, tamu terhebat dalam 3 hari terakhir ini.

Tiba tiba aku tersadar ketika Pak BAmbang berteriak orgasme dan kurasakan denyutan penisnya memompakan sperma di vaginaku, kubuka mataku dan aku kembali ke alam nyata dangan Pak BAmbang masih menyetubuhiku sedang mengisi vaginaku dengan spermanya, terasa hangat dan penuh. Aku tersenyum menyadari ketololanku. Setelah kubersihkan penisnya dengan sprei, dia langsung telentang di sampingku dengan napas yang ngos-ngosan.
“Bapak hebat, bisa tahan lama seperti itu” aku memuji
“Kamu juga makin lama makin hebat, lebih hot dari kemarin”
Kubiarkan sperma yang membanjir di vaginaku menetes keluar mengenai sprei.

“Pak aku mau tanya tapi jangan marah atau tersinggung ya?” tanyaku sambil menyandarkan kepalaku di dadanya.
“Mengenai apa?” jawabnya sambil mengelu elus rambut dan punggungku.
“Emm mengenai anu, piala bergilir” aku agak ragu melanjutkannya.
“Emang kenapa? Nggak suka ya?”.
“Bukan begitu sekedar menjawab rasa penasaranku, itu kalo bapak nggak keberatan sih”.
“Penasaran kenapa?”.
“Aku pikir Bapak Bapak itu bisa booking cewek sendiri tanpa harus menunggu menang dulu, kenapa jadi dipersulit sih”.
“Oh itu toh, memang benar sih, tapi sensasinya kurang dan tidak ada perjuangan kalo begitu”.

Akhirnya Pak Bambang menceritakan aturan permainan dengan teman temannya, sebenarnya semuanya ada 37 orang yang mengikuti aturan itu, tapi sebagian besar sedang main di Bali, Yogja, Bandung dan Jakarta sendiri. Pada dasarnya aturan itu sama dengan berjudi, tapi dirupakan dalam bentuk yang lain dengan prinsip winner take all. Pemenang berhak mendapatkan free hotel plus piala bergilir yang ditentukan oleh seluruh peserta tanpa ada seorangpun yang menolak pilihan Piala itu.

Nilai dari Piala Bergilir itu berdasar kesepakatan taruhan, bisa semua dirupakan Piala bisa juga sebagaian. Kalau ketemu kelompok yang lebih gila bahkan Piala Bergilirnya 2 cewek sekaligus, tentu saja taruhannya juga lebih besar. Namanya Piala Bergilir, harus cuma satu untuk diperebutkan selama even, yang biasanya 2-3 hari berlangsung. Bagi yang kalah, selamat gigit jari dan tidak boleh mencari piala lain selama even itu berlangsung, kecuali setelahnya. Kalau ini dilanggar untuk selanjutnya dia tidak akan diundang lagi, tapi siapa yang tahu. Tentu saja aturan ini tidak menghapus taruhan lainnya diluar yang ini.

“Kamu adalah orang kedua yang kami pilih setelah cewek yang pertama datang kami tolak karena Pak Napit tidak setuju dan aku beruntung bisa mendapatkanmu secara gratis bahkan 2 kali”.
Aku bingung mendengar penjelasan Pak Bambang, tak menyangka ada perilaku sekelompok orang seperti ini, padahal mereka dari keluarga yang bahagia, paling tidak itu yang kutangkap dari pembicaraan telepon Pak Bambang dan Pak Napit kemarin.

Cerita Pak Bambang diakhiri dengan kuluman di putingku, tanpa membersihkan sperma di vaginaku dia kembali mengocokku dengan keras. Babak ini dengan lebih santai dia menyetubuhiku, bahkan sempat berpindah dari ranjang ke sofa, dengan sabar kulayani semua keinginannya hingga dia bisa bertahan hingga lebih dari 15 menit sebelum mencapai klimaksnya. Berkali kali dia mengucapkan terima kasih karena telah membuatnya merasa perkasa di usianya itu.

Episode Lain

Pukul 7 malam kami berpisah di lobby hotel, dia naik taxi ke Juanda dan aku ke tempat parkir bersiap pulang. Tiba tiba aku teringat si Doni yang tadi siang telah membajakku. Kuhubungi HP-nya sambil berharap dia bersedia melanjutkan acara tadi siang sekalian menuntaskan nafsuku yang tidak tersalurkan saat menemani Pak Bambang tadi, 2 babak tanpa orgasme tentu siksaan tersendiri yang susah untuk dibawa tidur dalam keadaan birahi tinggi, meskipun itu sudah sering sekali terjadi.

“Don, kita lanjutkan yang tadi siang yuk” ajakku langsung.
“Kenapa?, si tua itu nggak bisa muasin kamu ya” ejeknya.
“Udah jangan cerewet, mau nggak?”.
“Sorry aku nggak bisa sayang, aku udah mau pulang nih, nggak tahu temenku kayaknya mau deh”.
Agak kecewa juga aku mendengar ketidakbisaannya itu, apalagi melihat temannya yang kelihatannya masih lugu banget, mana bisa muasin aku.
“Oke dia mau asal nggak buru buru” lanjutnya kemudian.
“Terserah deh sampai pagi juga boleh” tantangku kepalang tanggung.
Aku yang masih tergantung birahi tinggi langsung saja menyetujuinya dan turun dari mobil kembali ke hotel menuju kamar tempat Doni membajakku tadi.

Sesampai di kamar, Doni yang sudah bersiap pulang, mencium pipiku.
“Kamu temanin dia malam ini, jangan bikin kecewa, jangan lupa mandi dulu biar bersih!!” pesannya sebelum meninggalkan kami.
“Beress Boss” godaku.
“Jangan lupa nanti uangnya kasih ke dia, itu sampai besok pagi” teriak Done ke temannya sebelum menutup pintu.
Sepeninggal Doni kami menjadi canggung, ternyata temannya itu tidak terlalu suka bicara seperti Doni, aku harus bisa membuat suasana akrab. Beberapa pertanyaan hanya di jawab dengan pendek, terlihat dia cukup nervous hanya berduaan di kamar.

“Aku belum pernah selain sama pacarku” akhirnya dia berterus terang.
“Itupun baru beberapa kali” lanjutnya.
Aku sebenarnya tidak terlalu terkejut melihat dia begitu canggung ketika kudekati.
“Masih mau terus nggak, aku nggak mau kamu terpaksa melakukannya, ntar kecewa dan Doni marah” kucoba bersikap netral.
Dia diam saja, begitu juga ketika kutumpangkan tanganku ke pahanya, tidak ada reaksi, tapi dia juga tidak menolak ketika kucium dan kuelus selangkangannya beberapa saat kemudian. Terus terang, inilah pertama kali aku melayani tamu selugu dia, kalau pengakuannya benar. Dan aku belum punya kiat khusus menghadapinya, semua tamuku selama ini adalah para jawara dan expert dalam perselingkuhan dan permainan sex, jadi tak perlu lagi memandu, semua berjalan secara otomatis.

Sepuluh menit terbuang sia sia, dia masih belum memberikan respon positif atau dia belum berani menyentuhku meskiupun selangkangannya sudah keras kuremas remas dari luar.
“Aku mandi dulu ya, mau ikut nggak” teringat aku pesan Doni tadi sekalian ingin memancingnya lebih jauh, dia hanya diam tanpa jawaban ketika aku beranjak dari sisinya menuju kamar mandi.
“Koh, sini tolong lepasin ini dong” aku teriak dari kamar mandi memancingnya untuk membantu membuka kaitan bra.

Kulihat tangannya agak gemetar saat membuka kaitan bra, apalagi kaitan yang ada didepan itu memang nyangkut. Keringat dingin membasahi dahinya. Kuusap dengan mesra. Begitu kaitan bra terlepas, terpampanglah keindahan bukit di baliknya, entah setan darimana tiba tiba muncul keberaniannya atau nafsu yang sudah tak tertahan lagi. Diremasnya kedua buah dadaku dan langsung dikulumnnya putingku dengan penuh nafsu dan ganas, aku kaget akan serangannya yang tak terduga. Bersamaan dengan itu tangannya menggesek gesek selangkanganku yang masih tertutup celana dalam mini yang hanya menutupi bagian segitiga di depan.

“Kita mandi dulu yuk” bujukku sambil mendesah tapi dia tak menghiraukan ajakanku malah makin memperkuat sedotannya.
Maka akupun membalas dengan melucuti pakaiannya menyisakan hanya celana dalam, dari remasan tadi aku perkirakan penisnya lebih besar dari Doni dan kelihatannya dugaanku benar. Aku merosot turun berlutut didepannya, saat kutarik celana dalamnya sejenak kutertegun, dugaanku ternyata salah, penisnya tidak lebih besar dari Doni tapi jauh lebih panjang, mungkin 17 cm, suatu ukuran yang jarang dimiliki seorang Chinese, paling tidak itu dari pengalamanku selama ini.
“Kenapa? Kecil ya?” katanya melihat ketertegunanku.
“Bukan kurang besar tapi terlalu panjang” godaku sambil mengocoknya, penis itu terlihat indah dengan warna kemerahan belum disunat, segera kujilati dengan gemas, dia mulai mendesis sambil meremas rambutku.
Pantatnya mulai ikutan bergoyang ketika kumasukkan ke mulutku, goyangannya mengocok penis itu di mulut, desahannya makin keras.
“Uff, kita kedalam aja” ajaknya

Dia menelentangkanku di ranjang dan langsung menggumuli tubuhku, melumat bibirku, menjilati leherku, mengulum rakus buah dada dan putingku, aku mendesah menggelinjang geli dan nikmat.
“Gantian” bisikku setelah beberapa lama merasakan cumbuan ganas darinya, kudorong dia telentang disampingku.
Segera kulahap penisnya yang panjang, hanya separuh yang bisa masuk, kepalaku turun naik diselangkangannya. Kunaikkan kakinya lalu kujilati kantong bola hingga ke lubang anus, dia menjerit keras tak menyangka kuperlakukan seperti ini, semakin dia menjerit semakin aku bergairah.
“Udah udah aahh” desahnya, mungkin sudah tak tahan lebih lama lagi.

Aku tersenyum, telentang disampingnya. Dia mencium bibirku dan mengatur posisinya di antara kakiku, penisnya disapukan ke bibir vaginaku dan mendorongnya pelan pelan memasuki celah sempit kenikmatan. Penis keempat yang mengisi vaginaku di hari ini. Terasa begitu lama perjalanan sebelum semua tertanam, rahimku serasa ditusuk keras, aku menggeliat. Dengan halus dia mengocokku, berlawanan dengan cumbuan ganasnya tadi, ditatapnya tajam mataku seakan ingin melihat seberapa nikmat yang kualami. Kubalas tatapannya, baru kusadari kalau dia masih begitu muda, paling belum 25 tahun, atau mungkin malah masih kuliah, suatu perbedaan mencolok dibandingkan dengan Pak Bambang yang seusia Papaku.

Meski tidak terlalu ganteng tapi dengan wajahnya yang putih bersih layaknya chinesse, tak segan aku memandangnya apalagi semburat semu merah menghiasi wajah penuh birahi itu. Dia masih mengocokku dengan irama tetap, kami masih beradu pandang, kalung emasnya sering berayun mengenai mukaku. Tubuhya kurarik dalam dekapanku, dan kamipun saling beradu bibir dan lidah. Kocokannya serasa menyodok rahimku, terasa sedikit nyeri tapi banyak nikmat.

Namun sayang, tak lebih 5 menit tubuhnya sudah mengejang pertanda orgasme, padahal aku baru mulai mendaki menuju puncak, sedetik kemudian denyutan kuat menghantam vagina dan rahimku, aku teriak kaget karena tak menyangka semprotan spermanya begitu kuat dan banyak, cairan hangat serasa membanjir di celah celah liang kenikmatanku. Dia langsung mencabut penisnya begitu denyutannya habis, beranjak menuju kamar mandi. Tapi aku mencegahnya, aku tahu dia ingin segera membersihkan penisnya, kuraih dan kumasukkan ke mulutku penis basah yang sudah mulai lemas, tak kuhiraukan jeritan protesnya karena kutahu dia pasti tak keberatan, entah kenapa ada keinginan untuk melakukan yang aku yakin belum pernah diberikan pacarnya atau apa yang belum dialaminya.
“Sekarang boleh kamu cuci” kataku setelah menjilat habis sperma yang ada, tapi dia nggak jadi ke kamar mandi.
“Nggak usah, udah bersih kok” katanya sambil tersenyum puas menatapku.

Kami istirahat cukup lama sambil makan malam di kamar, dia tak pernah mengijinkanku mengenakan penutup tubuh, bahkan handuk yang menutupiku setelah mandi dilepasnya.
“Body kamu bagus” katanya saat kami makan, masih telanjang.
“Tapi tak sebagus pacarmu yang masih mahasiswa itu kan” godaku asal teMbak aja.
“Rupanya Doni banyak cerita ya”.
Lebih satu jam kami bersantai, suasana tidak sekaku tadi, bahkan dia menunjukkan foto pacarnya, pretty chinesse girl.
“Tapi tidak se-sexy dan sepintar kamu” komentarnya saat aku memuji kecantikannya.

Saatnya untuk mulai lagi, babak kedua kami lakukan di sofa, ternyata dia mengaku belum pernah melakukan selain di ranjang, aku bertekad memberi yang belum pernah dia rasakan. Penisnya benar benar menggelitik rahimku ketika aku bergoyang di pangkuannya, serasa begitu panjang seakan tembus hingga dada, tak kupedulikan rasa nyeri yang timbul karena rasa nikmatnya jauh melebihi rasa sakit itu. Kali ini dia bertahan lebih lama, kami berganti posisi, aku duduk di sofa menerima kocokannya, kami saling berhadapan hingga dia bisa bebas menciumi bibir dan leherku.

Mungkin karena sering melihat BF, kini kreatifitasnya timbul, dia mulai berani meminta posisi yang dia mau. Justru aku semakin bergairah melayani improvisasinya, orgasme pertama kuraih saat dia mengocokku dari belakang, masih di sofa, dan kudapatkan kembali hanya berselang beberapa menit ketika dia mengocokku saat aku telentang di meja, ini semua hasil improvisasinya. Lebih 25 menit permainan babak kedua sebelum dia menyudahi dengan denyutan hangat beberapa detik setelah orgasme keduaku. Akupun terkulai lemas dalam kelelahan yang hebat, tamuku terakhir ini ternyata bisa memenuhi kehausanku seharian, bahkan melebihi harapan, berat rasanya mengangkat tubuh yang masih tergolek di atas meja.

Malam itu dia benar benar mewujudkan semua fantasi terpendamnya selama ini, tanpa memperhatikan rasa capekku dia mencumbuku semalaman, seakan tak ada hari esok. Tak perduli apakah aku sudah tertidur atau masih bangu, begitu dia terbangun dari tidurnya langsung menindihku dan mengocoknya dan kalau aku masih malas diapun melakukannya dengan posisi miring. Semua kulayani tanpa protes karena pada dasarnya aku juga menikmatinya, hingga kami benar benar tertidur. Aku tak bisa menghitung lagi berapa babak permainan di malam itu, dia seperti kuda liar yang lepas dari kandang dan bertemu kuda betina, ditambah stamina darah muda yang prima membuat malam menjadi semakin panjang.

Aku pulang pukul 10 pagi setelah Doni datang menjemput temannya untuk melanjutkan kulakan ke Tanggulangin. Sesampai di tempat kost barulah kurasakan nyeri yang hebat di vaginaku, luka saat melayani Pak Napit semakin lebar dengan perlakuan tamuku sepanjang malam (sampai saat itu aku tidak tahu siapa namanya, karena memang tidak dikenalkan dan kami terlalu bernafsu hingga tak sempat saling menanyakan nama, bagiku itu sudah sering terjadi).

Sejak kejadian dengan para golfer tersebut, aku sering dijadikan piala bergilir di antara mereka, meski anggotanya tidak sama tapi permainannya hampir sama. Baru kutahu ternyata komunitas para golfer berperilaku seperti itu banyak di Surabaya dan aku menjadi salah satu favorit piala itu. Karena booking-an seperti itu uangnya besar dan hampir semuanya puas dengan pelayananku, maka GM memberiku hadiah satu set perangkat Golf “Mizuno” dan membiayaiku untuk kursus Golf. “Pasarnya menjanjikan” katanya. Hingga cerita ini dibuat tak pernah sekalipun aku turun ke lapangan menggunakannya, meskipun permainan Piala Bergilir masih sering kuterima.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com